Melakukan perdagangan kontrak, kemampuan untuk bertahan hidup tidak tergantung pada memprediksi pasar, tetapi pada mematuhi aturan. Beberapa poin inti ini harus tertanam dalam diri:

1. Stop loss adalah garis hidup, tanpa pengecualian

Sebelum membuka posisi, hitung stop loss, gunakan kerugian 1%-2% dari modal sebagai batas bawah, jika terkena, segera tutup, jangan tunggu "rebound". Ingat: sedikit sekali pasar yang bisa dipertahankan, banyak yang berujung likuidasi.

2. Leverage adalah alat, bukan alat judi

Tabel

Pilihan Leverage Skenario Terkait Prinsip Inti
1-5 kali Trend jelas, posisi ringan Pemula harus memilih
10-20 kali Sinyal jangka pendek jelas, masuk dan keluar cepat Stop loss harus lebih ketat
Lebih dari 50 kali Kebutuhan profesional tingkat tinggi atau hedging Zona larangan bagi pemula

3. Memahami "papan lawan" lebih penting daripada melihat grafik K

Kontrak adalah permainan zero-sum, harus memperhatikan rasio posisi long dan short, arus dana, dan arah pasar utama. Ketika pasar melonjak, waspadai "long membunuh long", ketika pasar jatuh, waspadai "short membalik rebound".

4. Selalu tinggalkan ruang untuk posisi

Posisi tunggal tidak boleh melebihi 10% dari modal, dalam kondisi ekstrem, dana yang disisihkan adalah kekuatan untuk berbalik. Saat keuntungan, bisa secara bertahap menambah posisi (model piramida), saat rugi, jangan sekali-kali menambah posisi.

Ringkasan inti: Bertahan hidup > Mendapatkan uang cepat

90% kerugian kontrak berasal dari kombinasi "tidak stop loss + leverage tinggi + posisi berat". Pasar selalu memiliki peluang, jaga modal, supaya bisa menunggu kesempatan yang menjadi milikmu.