Pada 19 Juli 2025, CoinDCX — bursa crypto terbesar di India — diretas, kehilangan $44,2 juta dari salah satu dompet internalnya. Untungnya, semua dana pelanggan aman.
Pelanggaran tersebut tidak diumumkan hingga 17 jam kemudian, ketika penyelidik blockchain ZachXBT mengungkapkannya. CEO Sumit Gupta mengkonfirmasi peretasan tersebut dan mengatakan hanya akun internal yang digunakan untuk likuiditas yang terpengaruh.
🔍 Siapa yang melakukannya?
Serangan ini terkait dengan Grup Lazarus dari Korea Utara. Mereka menguji sistem dengan transfer $1 USDT beberapa hari sebelumnya, kemudian menggunakan Tornado Cash dan menjembatani dana dari Solana ke Ethereum.
Para ahli percaya bahwa para peretas menggunakan kredensial login backend yang bocor.
⏰ Reaksi komunitas
Banyak yang mengkritik CoinDCX karena tidak melaporkan peretasan dengan cepat. Bursa kini bekerja sama dengan perusahaan keamanan untuk melacak dana yang dicuri dan memperbaiki celah keamanan.
#CoinDCX #CryptoHack #India #LazarusGroup #USDT


