#ElonMusk Kembali ke Minggu Kerja 7 Hari, Tidur di Kantor ๐Ÿ›๏ธ

Elon Musk kembali ke rutinitas kerja ekstremnya! Orang terkaya di dunia ini membagikan di X (sebelumnya Twitter) bahwa dia bekerja 7 hari seminggu dan bahkan tidur di kantor ketika anak-anaknya pergi. Dia menyebut periode intens ini sebagai "mode perang," istilah yang digunakannya selama momen kritis di perusahaannya. ๐Ÿš€โšก

Musk juga membagikan video emosional yang merefleksikan jadwalnya yang melelahkan di masa-masa sulit Tesla. Di dalamnya, dia mengakui bahwa bekerja 120 jam seminggu itu menyakitkan. "Tidak ada yang seharusnya bekerja sebanyak ini. Itu menyakitkan otak dan hatiku," katanya. ๐Ÿ’”๐Ÿ’ผ

Mengapa Sekarang?
Kembalinya Musk ke kerja ekstrem datang di tengah tekanan yang meningkat dari X, Tesla, SpaceX, dan inisiatif reformasi AI dan pemerintahnya. ๐Ÿ› ๏ธ๐Ÿ”ฅ Pada tahun 2025, dia membanggakan bahwa timnya di DOGE bekerja 120 jam seminggu, mengklaim itulah sebabnya mereka mengungguli pesaing. ๐Ÿ’ช

Ini bukan pertama kalinya etika kerja Musk melampaui batas. Selama krisis Tesla Model 3, Musk tidur di lantai pabrik untuk memberi contoh. Pada tahun 2022, ketika dia mengambil alih Twitter, dia meminta karyawan untuk bekerja berjam-jam atau pergi. Beberapa bahkan mengklaim Musk mengubah kantor menjadi asrama darurat, yang mengarah pada pengawasan kota. ๐Ÿขโš–๏ธ Musk membalas, mengatakan bahwa pihak berwenang San Francisco seharusnya fokus pada masalah yang lebih mendesak seperti keselamatan fentanyl. ๐Ÿ”ด

Komitmen dengan Biaya Apa Pun
Musk telah tinggal di pabrik Tesla selama bertahun-tahun, kadang-kadang tidur di tenda atau di bawah mejanya. Jadwal intensnya menunjukkan dedikasinya untuk mendorong perusahaannya maju, bahkan dengan biaya pribadi yang besar. โณ๐Ÿ’ก

Singkatnya, pendekatan "CEO perang" Musk terus berlanjut, mendorong perusahaannya melalui tuntutan yang tinggi. Apakah ritme ini akan membuahkan hasil masih harus dilihat. โฐ๐Ÿš€

๐Ÿ‘‰ Ikuti saya untuk lebih banyak pembaruan dan wawasan terbaru ๐Ÿ‘
Terima kasih ๐Ÿ™