Presiden AS Donald Trump sedang mempersiapkan untuk membuka kembali perjanjian perdagangan Amerika Utara (USMCA), menurut Sekretaris Perdagangan Howard Lutnick. Revisi dapat dilakukan pada pertengahan 2026—tepat sesuai jadwal untuk fase tinjauan resmi berikutnya. Tujuan Trump jelas: membawa produksi kembali ke rumah, melindungi pekerjaan orang Amerika, dan memberikan tekanan pada mitra perdagangan yang, menurut pandangannya, terlalu banyak diuntungkan.
"Presiden benar-benar berniat untuk merundingkan kembali USMCA," kata Lutnick di Face the Nation (CBS). Dia menambahkan bahwa Trump ingin komponen kunci—terutama di industri otomotif—diproduksi di negara bagian seperti Michigan dan Ohio alih-alih pabrik asing.
🔹 “Trump melihat ke depan dan melihat peluang untuk menulis ulang aturan demi kepentingan orang Amerika,” kata Lutnick.
🔹 USMCA menggantikan NAFTA yang asli dan mengharuskan 75% suku cadang kendaraan berasal dari AS, Meksiko, atau Kanada—atau menghadapi tarif.
🔹 Menurut Lutnick, Presiden siap menjadikan dua minggu ke depan sebagai momen bersejarah untuk perdagangan AS.
Ultimatum dan Tarif: Dua Kata Kunci Minggu-Minggu Mendatang
Pemerintahan Trump telah memperingatkan bahwa kecuali kesepakatan dicapai sebelum 1 Agustus, gelombang tarif baru akan diaktifkan. Dan pesan ini tidak hanya untuk UE, tetapi juga untuk mitra USMCA jangka panjang Meksiko dan Kanada.
Lutnick mengonfirmasi bahwa negara-negara kecil dapat menghadapi tarif dasar 10%, sementara ekonomi besar dapat dikenakan hingga 30%. Mengenai Eropa? Mereka telah diperingatkan—Trump secara singkat memberlakukan tarif 20% pada bulan April dan sekarang mengancam kenaikan menjadi 30% pada semua impor kecuali kesepakatan baru dicapai.
🔹 “Kami percaya kami dapat mencapai kesepakatan,” kata Lutnick setelah berbicara dengan negosiator utama UE.
🔹 Meksiko dan Kanada telah diberi peringatan awal tentang kemungkinan kenaikan tarif menjadi 30% dan 35%, masing-masing.
🔹 Strategi Trump mengaitkan tarif dengan keamanan perbatasan yang lebih ketat dan penegakan fentanyl.
Fentanyl, Perbatasan, dan Tekanan Perdagangan
Trump mengaitkan alat perdagangan tidak hanya dengan pekerjaan domestik tetapi juga dengan keamanan nasional. Menurut Lutnick, pesan Presiden kepada mitra adalah jelas: Hentikan perdagangan fentanyl atau hadapi tarif.
Meskipun barang-barang yang termasuk dalam USMCA tetap dibebaskan dari kewajiban baru ini, Lutnick mengakui bahwa tekanan pada Meksiko dan Kanada kemungkinan akan meningkat. Perjanjian perdagangan ini digunakan sebagai alat—untuk mendorong agenda politik yang lebih luas.
Goncangan Pasar di Depan?
Minggu-minggu mendatang dapat membawa ketegangan politik—dan pergerakan pasar. Jika Trump memulai gelombang tarif baru atau mulai menulis ulang USMCA, hal itu dapat memengaruhi mata uang, ekuitas, dan sentimen investor di seluruh wilayah.
Dan bagaimana perasaan orang Amerika? Sebuah jajak pendapat CBS News menemukan bahwa 61% percaya bahwa pemerintahan terlalu fokus pada tarif. Namun Trump bersikeras bahwa tekanan tersebut berhasil—dan bahwa Amerika memiliki banyak keuntungan.
#TRUMP , #TradeWars , #globaleconomy , #whitehouse , #Tariffs
Tetap satu langkah lebih maju – ikuti profil kami dan tetap terinformasi tentang segala hal penting di dunia mata uang kripto!
Pemberitahuan:
,,Informasi dan pandangan yang disajikan dalam artikel ini dimaksudkan semata-mata untuk tujuan pendidikan dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat investasi dalam situasi apa pun. Konten halaman ini tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau bentuk nasihat lainnya. Kami memperingatkan bahwa berinvestasi dalam mata uang kripto dapat berisiko dan dapat mengakibatkan kerugian finansial.