🔻 1. Double Top – Pembalikan Bearish

Dua puncak pada level yang sama diikuti oleh breakdown neckline.

📍 Entry: Di bawah neckline

📉 Target: Tinggi pola

🛑 Stop: Di atas top kedua

---

🔻 2. Head and Shoulders – Pembalikan Bearish

Sebuah puncak besar (kepala) di antara dua puncak lebih kecil (bahu), melanggar di bawah neckline.

📍 Entry: Break neckline

📉 Target: Dari kepala ke neckline

🛑 Stop: Di atas bahu kanan

---

🔻 3. Rising Wedge – Kelanjutan Bearish

Harga menyusut dalam kemiringan ke atas—sering kali merupakan pengaturan untuk breakdown.

📍 Entry: Setelah menembus wedge

📉 Target: Awal wedge

🛑 Stop: Tepat di atas garis wedge atas

---

🔺 4. Double Bottom – Pembalikan Bullish

Dua bottom membentuk pola “W”, diikuti oleh breakout neckline.

📍 Entry: Saat breakout neckline

📈 Target: Tinggi yang sama dengan bottom-ke-neckline

🛑 Stop: Di bawah bottom kedua

---

🔺 5. Inverse Head and Shoulders – Pembalikan Bullish

Sebuah penurunan besar (kepala) di antara dua penurunan lebih kecil (bahu) yang menandakan breakout ke atas.

📍 Entry: Break di atas neckline

📈 Target: Neckline ke bawah kepala

🛑 Stop: Di bawah bahu kanan

---

🔺 6. Falling Wedge – Kelanjutan Bullish

Harga menyusut ke bawah di antara dua garis yang saling mendekat—biasanya mengarah pada breakout.

📍 Entry: Saat breakout

📈 Target: Dari dasar wedge

🛑 Stop: Di bawah dukungan wedge

---

💡 Tips Pro:

Gabungkan pola grafik dengan volume, RSI, atau rata-rata bergerak untuk konfirmasi yang lebih kuat.

🎯 Kuasai pola ini. Berdagang dengan percaya diri.

Jika Anda menemukan postingan ini bermanfaat, silakan ikuti, suka, dan beri komentar, terima kasih❤️

Berikut adalah gambar lilin👇

#CryptoEducation #BinanceCharting #ta #TradingPatterns #TradeSmart