Sebuah perdebatan baru telah muncul di ruang cryptocurrency setelah unggahan terbaru dari Amonyx (@amonbuy) di X, di mana seorang tokoh cryptocurrency terkenal Ben Armstrong, yang sering disebut sebagai BitBoy, mengklaim bahwa XRP akan segera mengalahkan Bitcoin.
Pernyataan singkat namun langsung ini telah memicu reaksi keras dari baik pendukung XRP maupun para penganut Bitcoin maximalist.
Dalam video yang diposting, BitBoy dengan tegas menyatakan bahwa XRP memiliki peluang baik untuk mengalahkan posisi dominan Bitcoin di pasar. Meskipun ini bukan pertama kalinya Armstrong mendukung XRP, pernyataan terbarunya telah memicu kegemparan di pasar saat banyak yang berpendapat bahwa XRP mendapatkan momentum baru.
Pada tahun 2025, XRP telah berkinerja baik dan peringkat sebagai cryptocurrency terbesar keempat, mencatat peningkatan signifikan sejak tahun ini dan melampaui Ethereum dalam beberapa metrik, yang memicu spekulasi apakah itu bisa meningkatkan peringkatnya.
Saat ini, Bitcoin memiliki kapitalisasi pasar sebesar 2,14 triliun dan XRP memiliki kapitalisasi pasar sebesar 129,08 miliar. Perbedaannya masih besar, tetapi momentum dari para pemegang XRP sedang meningkat.
BitBoy dan yang lainnya mengutip efisiensi dan kepraktisan XRP sebagai salah satu kekuatannya. Ini mendukung biaya transaksi rendah dan transaksi cepat, dan alih-alih menggunakan bukti kerja, ia memiliki mekanisme konsensus yang dapat diskalakan dan mengkonsumsi lebih sedikit energi dibandingkan Bitcoin.
Semua kemampuan ini telah menarik perhatian sistem perbankan dan perusahaan pembayaran yang ingin melakukan pembayaran lintas batas dengan lebih efisien.
Manfaat dan Kinerja XRP Meningkatkan Kepercayaan di Kalangan Investor
Selain itu, kejelasan mengenai aspek hukum seputar Ripple dan XRP telah menambah kepercayaan bagi para investor institusi. Para pendukung berpendapat bahwa keuntungan hukum ini, dipadukan dengan penggunaan XRP di sektor keuangan, akan memposisikannya untuk pertumbuhan jangka panjang.
Ada banyak reaksi beragam terhadap komentar BitBoy. Beberapa orang menggambarkan prediksi ini sebagai tidak realistis, sementara yang lain mencatat bahwa kenaikan 490 persen XRP sejak 2022 adalah tanda bahwa mata uang ini tidak dapat diabaikan.
Sebagai perbandingan, Bitcoin hanya mencatat kenaikan yang modest dalam periode yang sama, yang membuat beberapa orang bertanya-tanya apakah XRP masih bisa menghapus kesenjangan.
Armstrong telah mempromosikan XRP dari waktu ke waktu dan prediksi terbarunya telah melanjutkan perdebatan. Banyak orang menunggu untuk melihat apakah adopsi XRP oleh institusi dan kemajuan lebih lanjut dalam perkembangan hukum akan membantunya naik lebih tinggi lagi.
Komentar terbaru dari BitBoy sekali lagi membawa XRP kembali ke sorotan dunia cryptocurrency. Masih belum jelas apakah itu bisa mengalahkan Bitcoin atau tidak, tetapi diskusi menunjukkan bahwa pasar sedang memantau setiap langkah XRP.
