Strategi scalping adalah metode perdagangan jangka pendek yang fokus pada menghasilkan banyak keuntungan kecil dengan memanfaatkan pergerakan harga kecil, biasanya dalam jangka waktu yang sangat singkat (detik hingga menit). Ini sering digunakan di pasar forex, saham, dan kripto. Berikut adalah rincian cara kerjanya dan contoh strategi:

---

šŸ” Prinsip Dasar Scalping:

1. Frekuensi perdagangan yang tinggi: Puluhan atau bahkan ratusan per hari.

2. Waktu holding yang singkat: Dari detik hingga beberapa menit.

3. Keuntungan kecil per perdagangan: Sering menargetkan 1-10 pips atau sen.

4. Penggunaan leverage tinggi (berisiko): Untuk memperbesar pergerakan harga kecil.

5. Spread ketat diperlukan: Paling cocok untuk pasar likuid dengan slippage rendah.

---

šŸ“ˆ Contoh Strategi Scalping: EMA + RSI

Metode sederhana dan populer menggunakan indikator:

Indikator:

5 EMA (Exponential Moving Average)

20 EMA

RSI (Relative Strength Index) – periode 14

Aturan Masuk:

Beli (Long):

5 EMA melintasi di atas 20 EMA (sinyal bullish).

RSI di atas 50 tetapi di bawah 70 (menunjukkan momentum kenaikan tanpa menjadi overbought).

Jual (Short):

5 EMA melintasi di bawah 20 EMA (sinyal bearish).

RSI di bawah 50 tetapi di atas 30.

Aturan Keluar:

Target rasio reward-to-risk 1:1 atau 2:1.

Stop-loss: sedikit di bawah/di atas swing low/high terbaru.

Take-profit: pips/sen kecil, misalnya, 5-10 pips.

Timeframes:

Grafik 1 menit atau 5 menit.