CEO Binance, Changpeng Zhao (CZ), tampil di Forbes hari ini menyusul artikel terbaru dari perusahaan media tersebut yang menuduh bursa terbesar tersebut secara diam-diam memindahkan dana pelanggan dengan cara yang sama seperti bursa kripto milik Sam Bankman-Fried, FTX.
Forbes menuduh Binance memindahkan dana nasabah senilai $1,8 miliar
Laporan Forbes pada hari Senin mengklaim bahwa Binance diam-diam mentransfer $1,8 miliar agunan untuk mendukung stablecoin pelanggannya pada tahun 2022. Forbes mengatakan hal itu dilakukan antara 17 Agustus dan awal Desember, tanpa sepengetahuan pelanggan. Artikel tersebut selanjutnya mengutip data blockchain yang menunjukkan bahwa entitas seperti Amber Group, Alameda Research, dan Tron milik Justin Sun, telah menerima ratusan juta agunan yang dialihkan dari Binance. Dalam utas Twitter pada hari Selasa, CEO Binance membantah laporan Forbes yang mengatakan fakta yang sengaja disalahartikan dengan "transaksi blockchain lama yang telah dilakukan klien kami."
Forbes Tidak Tahu Cara Kerja Bursa, Kata CZ
Zhao mengatakan transaksi tersebut, yang disebut Forbes sebagai "ratusan juta agunan yang dialihkan" kepada Tron, Amber Group, dan Alameda Research, hanyalah penarikan dana dari pengguna. "Mereka [Forbes] tampaknya tidak memahami dasar-dasar cara kerja bursa," cuitnya. CEO Binance juga mengatakan artikel Forbes berjudul "Perombakan Aset Binance Sangat Mirip dengan Manuver FTX" berusaha keras mengkategorikan Binance dengan FTX, yang diketahui telah mencampur dana pelanggan. "Kami berbeda," kata CZ sambil memuji bagaimana Binance memenuhi permintaan penarikan miliaran dolar Desember lalu. "Kami menerapkan proof-of-reserves menggunakan pendekatan zero-knowledge (ZK) baru (disarankan oleh Vitalik), melindungi keamanan dan privasi pengguna kami," lanjut CZ. "Binance menyimpan dana pengguna, 1:1, selalu."
Forbes Kehilangan Kredibilitas
Artikel Forbes tersebut mungkin menandai kedua kalinya Binance mengkritik perusahaan media tersebut dalam sebuah laporan. Pada November 2020, bursa kripto terbesar tersebut menggugat Forbes atas sebuah artikel yang mengklaim bahwa mereka telah menggunakan skema rumit untuk menghindari regulasi. Namun, Binance diam-diam membatalkan gugatan tersebut tiga bulan kemudian. "Saya sangat kecewa karena Forbes terus menulis artikel yang tidak berdasar, dan kehilangan kredibilitas mereka sendiri," pungkas CZ dalam cuitannya.