#IsraelIranConflict Konflik Israel-Iran baru-baru ini meningkat menjadi fase yang lebih langsung dan intens, dengan kedua negara saling melakukan serangan militer. Berikut adalah apa yang terjadi:

Perkembangan Terbaru
- *Operasi Singa yang Muncul oleh Israel*: Israel meluncurkan serangan udara terhadap situs militer dan nuklir Iran, menargetkan komponen kunci dari program nuklir Iran. Operasi tersebut mengakibatkan kerusakan signifikan dan korban jiwa, termasuk pejabat militer senior dan ilmuwan nuklir.
- *Pembalasan Iran*: Iran merespons dengan serangan rudal ke Israel, meluncurkan lebih dari 100 drone dan rudal, sebagian besar yang berhasil dicegat oleh sistem pertahanan Israel. Serangan tersebut menyebabkan beberapa kerusakan dan cedera.
- *Keterlibatan AS*: AS telah membantu Israel mencegat rudal dan drone Iran. Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa ia telah memberikan Iran ultimatum 60 hari untuk bernegosiasi sebelum serangan Israel.

Reaksi Internasional
- *Kecaman Global*: Negara-negara seperti Qatar, UAE, dan Pakistan telah mengecam serangan Israel, menggambarkannya sebagai "pelanggaran terang-terangan" terhadap kedaulatan dan keamanan Iran.
- *Sikap India*: India telah mendesak kedua belah pihak untuk meredakan ketegangan dan menggunakan saluran diplomatik untuk menyelesaikan konflik.
- *Posisi Rusia*: Presiden Rusia Vladimir Putin telah menyerukan pengekangan dan diplomasi, menekankan perlunya solusi damai untuk krisis ini.

Korban dan Kerusakan
- *Korban Iran*: Laporan menunjukkan bahwa hingga 78 orang tewas dan 320 terluka dalam serangan Israel.
- *Korban Israel*: Setidaknya 17 orang terluka dalam serangan rudal Iran ke Israel.
- *Kerusakan Fasilitas Nuklir*: Fasilitas nuklir Natanz Iran mengalami kerusakan dalam serangan Israel, meskipun tingkat kerusakannya masih dalam penilaian ¹ ².