#TrumpVsMusk Pertikaian antara Donald Trump dan Elon Musk dimulai ketika Musk mengkritik RUU anggaran Trump, menyebutnya sebagai "abominasi menjijikkan" yang akan meledakkan defisit. Trump merespons dengan mengancam akan membatalkan kontrak pemerintah dan subsidi untuk perusahaan-perusahaan Musk. Berikut adalah rincian pertikaian publik mereka ¹ ²:
- *Kontroversi RUU Anggaran*: Musk mengecam RUU Trump, mengatakan bahwa itu adalah "RUU pengeluaran Kongres yang besar, keterlaluan, dan dipenuhi daging babi". Trump membela RUU tersebut, memperingatkan bahwa kegagalan untuk meloloskannya akan mengakibatkan kenaikan pajak sebesar 68%.
- *Serangan Pribadi*: Musk menuduh Trump disebut dalam berkas Jeffrey Epstein, mengklaim bahwa itulah mengapa mereka tidak dipublikasikan. Trump membalas, mengatakan bahwa Musk telah "kehilangan akalnya" dan tidak layak untuk diajak bicara.
- *Ancaman Bisnis*: Trump mengancam akan menghentikan kontrak pemerintah untuk perusahaan-perusahaan Musk, mendorong Musk untuk mengumumkan penghentian pesawat luar angkasa Dragon milik SpaceX.
- *Konsekuensi Ekonomi*: Saham Tesla anjlok 14% setelah ancaman Trump, menghapus $152 miliar dalam nilai pasar dan mengakibatkan Musk kehilangan $8,73 miliar dalam kekayaan pribadi.
- *Percakapan Pribadi*: Terlepas dari pertikaian publik mereka, percakapan pribadi antara Trump dan Musk dijadwalkan, tetapi Trump menyatakan ketidaktertarikan untuk berbicara dengan Musk, menyebutnya sebagai "pria yang telah kehilangan akalnya".

Pertikaian mereka telah memicu perdebatan sengit, dengan beberapa mempertanyakan implikasi bagi bisnis masing-masing dan lanskap politik yang lebih luas. Pertikaian Trump dan Musk menyoroti tantangan dalam menavigasi hubungan kompleks antara pemimpin bisnis dan politisi ¹ ³.