Senator Jorge Kajuru (PSB-GO) mengambil langkah berani di Kongres dengan memperkenalkan proyek undang-undang baru yang bertujuan untuk merombak Kerangka Hukum Kripto (Undang-Undang No. 14.478/2022). Tujuannya? Memerangi dengan lebih ketat kejahatan manipulasi pasar yang melibatkan aset digital — sebuah sektor yang tumbuh pesat, tetapi masih beroperasi di berbagai zona abu-abu dalam legislasi.

Menurut anggota parlemen, proposal ini datang untuk menutup celah serius: karena kriptoaset tidak diklasifikasikan sebagai sekuritas, mereka lolos dari pengawasan langsung Komisi Sekuritas dan Bursa (CVM) dan perlindungan hukum yang diterapkan pada aset tradisional seperti saham.

"Saat ini, aset-aset ini bergerak miliaran reais tanpa tingkat keamanan hukum yang sama. Ini membuka ruang untuk penipuan canggih dan tidak melindungi investor," jelas Kajuru.

Proyek ini memperkenalkan pasal 13-A hingga 13-D dalam undang-undang yang berlaku, menciptakan hukuman berat untuk tindakan seperti:

Manipulasi harga secara sengaja

Penyebaran berita palsu dengan niat untuk mendapatkan keuntungan di pasar

Penggunaan informasi yang tidak semestinya (perdagangan orang dalam)

Selain itu, perusahaan dan platform yang menawarkan layanan dengan kripto harus mengadopsi alat untuk mengidentifikasi dan melaporkan pergerakan yang mencurigakan — sebuah langkah yang dapat menempatkan lebih banyak tanggung jawab pada bursa dan fintech di sektor ini.

Jika disetujui, siapa pun yang tertangkap melakukan manipulasi pasar dapat menghadapi hukuman penjara hingga delapan tahun, serta denda hingga tiga kali lipat dari nilai keuntungan yang diperoleh secara ilegal. Dalam kasus penggunaan informasi rahasia yang tidak semestinya, hukuman dapat mencapai lima tahun penjara.

"Kita tidak bisa membiarkan kemajuan dunia digital terjadi di luar hukum. Mengkriminalisasi praktik-praktik ini adalah penting untuk menjamin pasar yang lebih terpercaya dan melindungi baik investor biasa maupun kesehatan sistem keuangan Brasil," tegas senator.

Proposal ini telah secara resmi diajukan di Sidang Senat dan menunggu langkah-langkah selanjutnya untuk memulai prosesnya.