Investasi mata uang kripto bisa menjadi usaha yang menarik dan menguntungkan, namun bukannya tanpa risiko. Salah satu bahaya terbesarnya adalah mengambil sikap bearish permanen atau bullish permanen, yang dapat mengakibatkan hilangnya peluang, kerugian, dan hilangnya risiko.
Di satu sisi, menjadi permabear berarti selalu percaya bahwa pasar kripto akan mengalami penurunan atau harga kripto tidak akan pernah pulih dari keterpurukan. Pandangan pesimistis ini dapat menyebabkan investor kehilangan potensi keuntungan dan mengambil keputusan yang semata-mata didorong oleh rasa takut dan cemas. Misalnya, pada tahun 2018, ekonom Nouriel Roubini dengan terkenal meramalkan bahwa “mata uang kripto adalah ibu atau ayah dari semua gelembung.” Roubini telah mempertahankan sikap bearish terhadap kripto selama bertahun-tahun, dengan alasan bahwa kripto adalah aset spekulatif tanpa nilai intrinsik dan rentan terhadap penipuan, manipulasi, dan risiko lainnya. Namun, sikap bearish ini mungkin menyebabkan Roubini kehilangan keuntungan selama periode pertumbuhan dan perkembangan pasar.
Demikian pula, menjadi permabull berarti selalu percaya bahwa pasar kripto akan naik atau bahwa harga kripto akan selalu naik. Pandangan yang terlalu optimis ini dapat menyebabkan investor mengabaikan risiko dan membuat keputusan sembrono yang didorong semata-mata oleh keserakahan dan FOMO (rasa takut kehilangan). Misalnya, pada tahun 2018, investor ventura Tim Draper memprediksi bahwa bitcoin akan mencapai $250,000 pada tahun 2022, sebuah prediksi yang tidak terwujud. Namun, Draper tetap optimis terhadap bitcoin dan kripto secara lebih luas, berargumen bahwa mereka masih berada di tahap awal pengembangan dan adopsi. Meskipun optimisme ini mungkin beralasan, penting bagi investor untuk menyeimbangkannya dengan penilaian yang jernih terhadap risiko dan tantangan di pasar.
Baik sikap permabear maupun permabull bisa berisiko, karena dapat menyebabkan kurangnya objektivitas dan kegagalan untuk beradaptasi dengan kondisi pasar yang berubah. Sebaliknya, penting untuk mendekati investasi kripto dengan pola pikir yang seimbang dan fleksibel.
Ini dapat melibatkan diversifikasi portofolio seseorang, menetapkan tujuan dan strategi investasi yang jelas, serta secara teratur memantau tren pasar dan berita. Ini juga dapat melibatkan keterbukaan terhadap informasi dan perspektif baru, serta bersedia untuk menyesuaikan pandangan dan strategi seseorang sebagai respons terhadap kondisi pasar yang berubah.
Pada saat yang sama, penting untuk mengakui bahwa pasar kripto sangat volatil dan tidak dapat diprediksi. Harga dapat naik dan turun dengan cepat, dan sulit untuk memprediksi tren pasar secara akurat dalam jangka pendek. Oleh karena itu, penting untuk mendekati investasi kripto dengan perspektif jangka panjang dan bersiap untuk fluktuasi pasar dan risiko.
Sebagai kesimpulan, menjadi permabear atau permabull di pasar kripto bisa berbahaya dan membatasi. Sebaliknya, investor harus berusaha untuk mendekati investasi kripto dengan pola pikir yang seimbang dan fleksibel, mengambil perspektif jangka panjang dan tetap terbuka terhadap informasi baru dan kondisi pasar yang berubah. Dengan melakukan hal ini, mereka dapat memaksimalkan potensi keuntungan mereka sambil meminimalkan paparan terhadap risiko dan kerugian.
