BERITA TERKINI: Trump Mengatakan Rusia, Ukraina Siap untuk Pembicaraan Perdamaian
Mantan Presiden Donald Trump mengatakan bahwa ia telah melakukan panggilan selama 2 jam dengan Presiden Rusia Putin, menyebutnya sebagai "sangat produktif." Menurut Trump, baik Rusia maupun Ukraina siap untuk memulai negosiasi gencatan senjata. Ia menekankan bahwa syarat-syarat perdamaian akan ditentukan oleh kedua negara itu sendiri.
Trump juga mengklaim bahwa Rusia ingin memulai perdagangan besar dengan AS setelah perang, menyebut potensi ekonomi Rusia "TANPA BATAS." Ia mengatakan Ukraina juga dapat sangat diuntungkan dari perdagangan pasca-perang dan pemulihan.
Trump menginformasikan para pemimpin seperti Zelenskyy dari Ukraina, von der Leyen dari UE, Macron dari Prancis, Merz dari Jerman, Meloni dari Italia, Stubb dari Finlandia, dan bahkan Paus.
Ia menyebut ini sebagai "kesempatan bersejarah" untuk menghentikan perang dan membawa kemakmuran.
Mantan Presiden Donald Trump mengatakan bahwa ia telah melakukan panggilan selama 2 jam dengan Presiden Rusia Putin, menyebutnya sebagai "sangat produktif." Menurut Trump, baik Rusia maupun Ukraina siap untuk memulai negosiasi gencatan senjata. Ia menekankan bahwa syarat-syarat perdamaian akan ditentukan oleh kedua negara itu sendiri.
Trump juga mengklaim bahwa Rusia ingin memulai perdagangan besar dengan AS setelah perang, menyebut potensi ekonomi Rusia "TANPA BATAS." Ia mengatakan Ukraina juga dapat sangat diuntungkan dari perdagangan pasca-perang dan pemulihan.
Trump menginformasikan para pemimpin seperti Zelenskyy dari Ukraina, von der Leyen dari UE, Macron dari Prancis, Merz dari Jerman, Meloni dari Italia, Stubb dari Finlandia, dan bahkan Paus.
Ia menyebut ini sebagai "kesempatan bersejarah" untuk menghentikan perang dan membawa kemakmuran.
