Bendera adalah salah satu pola yang paling sering disebutkan dalam analisis teknis dan dapat memberikan petunjuk mengenai tren harga dan potensi pergerakan selanjutnya.
Dalam analisa teknikal, pola bendera menunjukkan pergerakan harga jangka pendek dalam jajaran genjang yang berlawanan dengan tren jangka panjang sebelumnya. Analis tradisional memandang bendera sebagai indikator kelanjutan tren yang potensial.
Ada dua jenis bendera: bendera banteng dan bendera beruang. Meskipun hasilnya berbeda-beda, setiap bendera memiliki lima karakteristik utama, yang tercantum di bawah ini:
Tren terdepan yang kuat (tiang bendera atau tiang)
gabungkan saluran (tandai sendiri)
pola volume
terobosan
Konfirmasi bahwa harga bergerak searah dengan tren sebelumnya.
Pada artikel ini, kita membahas pola bull dan bear flag dan cara memperdagangkannya.
Apa itu pola bendera banteng?
Bull flag adalah pola teknis yang terjadi ketika harga berkonsolidasi lebih rendah dalam saluran yang miring ke bawah mengikuti tren naik yang kuat. Saluran ini terdiri dari dua garis tren naik paralel. Perhatikan bahwa jika garis tren konvergen, polanya mungkin berupa irisan atau panji.
Volume biasanya berkurang selama konsolidasi, yang berarti pedagang yang terikat dengan tren sebelumnya kurang memiliki urgensi untuk membeli atau menjual selama konsolidasi.
bagan bendera banteng
Rasa urgensi, atau "FOMO" (takut ketinggalan) dari investor baru dan lama, biasanya muncul ketika harga menembus di atas garis tren atas bull flag, sehingga meningkatkan volume perdagangan.
Akibatnya, para analis memandang volume yang kuat sebagai tanda suksesnya penembusan bull flag.
Di sisi lain, volume rendah ketika harga menembus di atas garis tren atas bendera bullish meningkatkan kemungkinan penembusan palsu. Dengan kata lain, terdapat risiko harga akan turun di bawah garis tren, sehingga membatalkan pengaturan kelanjutan bullish.
Pengaturan Bendera Banteng Perdagangan
Trader dapat memasuki posisi buy di bagian bawah pola bull flag dengan harapan kenaikan harga berikutnya ke garis tren atas pola tersebut akan menghasilkan penembusan. Trader yang lebih menghindari risiko dapat menunggu konfirmasi breakout sebelum membuka posisi buy.
Sedangkan untuk target naik, penembusan bull flag biasanya akan membuat harga naik sebesar ukuran tiang bendera yang diukur dari dasar bendera.
Pola harga Bitcoin berikut antara Desember 2020 dan Februari 2021 menunjukkan penyiapan penembusan bull flag yang sukses.
Grafik harian BTC/USD. Sumber: TradingView
Perlu diperhatikan bahwa trader harus menjaga risiko dengan menempatkan stop loss di bawah level entri. Hal ini akan memungkinkan mereka untuk mengurangi kerugian jika bull flag gagal.
Apa pola bendera beruang itu?
Pola bear flag adalah kebalikan dari pola bull flag, yang menunjukkan tren penurunan awal diikuti dengan konsolidasi ke atas dalam saluran paralel. Tren turun disebut tiang bendera, dan saluran konsolidasi ke atas disebut bendera beruang.
Sementara itu, periode pembentukan bear flag cenderung bertepatan dengan penurunan volume perdagangan.
Gambar Bendera Beruang
Pola Bendera Beruang Perdagangan
Berikut adalah instruksi tentang cara memperdagangkan pola bendera beruang pada grafik mata uang kripto.
Grafik harga harian BTC/USD dengan penembusan bendera beruang. Sumber: TradingView
Pada grafik Bitcoin di atas, harga membentuk tiang bendera, diikuti oleh retracement ke atas dalam saluran paralel menaik. Akhirnya, harga BTC keluar dari kisaran saluran ke bawah, jatuh hingga setinggi tiang bendera.
Trader dapat memilih untuk membuka posisi short saat pullback dari garis tren atas bendera, atau menunggu hingga harga menembus di bawah garis tren bawah dan volume meningkat.
Dalam kedua kasus tersebut, target pendek biasanya diukur dengan mengurangkan puncak bendera dari dimensi tiang bendera.
Terkait: Apa itu Pola Kandil Doji dan Bagaimana Cara Berdagang dengannya?
Sementara itu, penembusan di bawah garis tren bawah disertai dengan volume rendah menandakan penembusan palsu, yang berarti harga dapat merebut kembali garis tren bawah sebagai dukungan untuk potensi pemantulan dalam saluran paralel.
Untuk membatasi kerugian jika terjadi false breakout, penting untuk menetapkan stop loss di atas level entri.
Artikel ini tidak memuat opini atau rekomendasi investasi. Setiap investasi dan perdagangan melibatkan risiko, dan pembaca harus melakukan penelitian sendiri saat mengambil keputusan.
