《Ekosistem Bitcoin membutuhkan stablecoin yang benar-benar inovatif dan mudah digunakan!》

Bitcoin sekarang perlu menyelesaikan proposisi penting ini: bagaimana menjadikan Bitcoin sebagai aset yang menghasilkan?

1. Stablecoin adalah variabel terbesar dalam ekosistem Bitcoin!

Pertama, dapat merombak fungsi dan posisi Bitcoin:

Volatilitas tinggi Bitcoin membuatnya lebih cocok untuk disimpan dalam jangka panjang daripada untuk pembayaran sehari-hari. Stablecoin yang dijamin oleh Bitcoin, terikat dengan dolar AS, menawarkan stabilitas harga, memungkinkan pengguna untuk mengubah BTC menjadi aset yang dapat digunakan untuk pembayaran, pinjaman, atau DeFi, tanpa perlu menjualnya.

Stablecoin mengubah Bitcoin dari aset tunggal menjadi titik jangkar dalam ekosistem keuangan.

Kedua, dapat mengubah perilaku pengguna:

Pemegang Bitcoin sering kali berpegang pada prinsip HODL, enggan menjual BTC untuk mendapatkan likuiditas. Stablecoin memungkinkan pengguna untuk mendapatkan stablecoin dolar AS dengan menggadaikan BTC, memenuhi kebutuhan konsumsi atau investasi, sambil tetap mempertahankan potensi apresiasi jangka panjang BTC.

Stablecoin mendorong pengguna untuk beralih dari “memegang secara pasif” ke “berpartisipasi secara aktif”, memperluas basis pengguna ekosistem Bitcoin.

Selain itu, dapat memperluas model ekonomi ekosistem:

Aplikasi DeFi dalam ekosistem Bitcoin (seperti pinjaman, penambangan likuiditas) terbatas oleh volatilitas BTC. Stablecoin menyediakan media transaksi yang stabil, meningkatkan ketersediaan aset Bitcoin dalam DeFi.

Stablecoin dapat mengubah ekosistem Bitcoin dari “didorong oleh aset tunggal” menjadi “ekosistem keuangan yang terdiversifikasi”, mirip dengan ekosistem Ethereum yang mencapai kemakmuran DeFi melalui DAI dan USDC.

2. Apa saja stablecoin dolar AS dalam ekosistem Bitcoin yang patut diperhatikan?

Sebelumnya sudah banyak proyek yang melakukan percobaan, tetapi masalah inti terletak pada risiko stabilitas dan likuidasi yang disebabkan oleh jaminan yang sangat volatil, keamanan jembatan lintas rantai yang tidak transparan, serta kurangnya kejelasan tentang mekanisme pendapatan dan tata kelola, serta kurangnya integrasi ekosistem dan penempatan pengguna.

Masalah-masalah ini membatasi aplikasi skala stablecoin dalam ekosistem Bitcoin.

Sementara itu, pemain baru Mezo @MezoNetwork dengan MUSD, melalui teknologi yang matang, penempatan yang jelas, dan strategi biaya rendah, telah mengatasi masalah DAII, menjadi kuda hitam yang muncul saat ini.

Tiga masalah inti stablecoin ekosistem Bitcoin adalah: dari mana pendapatan berasal? Bagaimana cara menjaga stabilitas nilai stablecoin? Bagaimana memastikan keamanan Bitcoin?

Mari kita lihat bagaimana Mezo menyelesaikannya:

(1) Dari mana pendapatan berasal?

Pendapatan Mezo terutama berasal dari bunga pinjaman, denda likuidasi, biaya pencetakan/transaksi serta potensi apresiasi dari sistem poin mats (harapan airdrop).

Suku bunga rendah dan insentif poin menarik pertumbuhan skala pengguna, sementara denda likuidasi dan biaya transaksi menyediakan pendapatan yang stabil di pasar yang sangat volatil.

Di masa depan, Mezo dapat lebih mendiversifikasi sumber pendapatan dengan mengoptimalkan struktur biaya dan mekanisme tata kelola.

(2) Bagaimana cara menjaga stabilitas nilai stablecoin?

Tujuan desain MUSD adalah terikat dengan dolar AS 1:1, stabilitas nilainya bergantung pada kelebihan jaminan, penyesuaian dinamis, dan kombinasi mekanisme likuidasi, terinspirasi oleh model DAI dari MakerDAO, tetapi berfokus pada aset Bitcoin.

Desain jaminan tunggal sesuai dengan ekosistem Bitcoin, tetapi harus menghadapi risiko volatilitas harga.

Mezo dapat lebih meningkatkan stabilitas dengan mengoptimalkan oracle dan mekanisme likuidasi, serta memperluas skenario aplikasi MUSD.

(3) Bagaimana memastikan keamanan Bitcoin?

Aset inti Mezo adalah Bitcoin yang disimpan oleh pengguna (termasuk BTC, tBTC, WBTC, dll.), keamanan bergantung pada ketahanan kontrak pintar, jembatan lintas rantai, dan tata kelola protokol.

Latar belakang teknis Thesis dan operasi yang transparan memberikan nilai tambah, tetapi jembatan lintas rantai dan oracle tetap menjadi titik risiko potensial.

Mezo dapat lebih memperkuat keamanan melalui mekanisme asuransi dan tata kelola komunitas.

3. Kesimpulan

Pasar stablecoin dolar AS dalam ekosistem Bitcoin saat ini diwakili oleh MUSD (Mezo), sedangkan stablecoin lain yang secara jelas menggunakan Bitcoin sebagai jaminan dan terikat dengan dolar AS hampir tidak ada.

MUSD mengisi kekosongan stablecoin dolar AS dalam ekosistem Bitcoin, dengan tepat menangkap perubahan perilaku pemegang Bitcoin dari HODL menuju finansialisasi pada tahun 2025.

Jika MUSD dapat mencapai terobosan dalam skenario pembayaran (seperti remitansi lintas batas) dan keamanan, kemungkinan besar akan menjadi “bank terdesentralisasi” dalam ekosistem Bitcoin, mendorong pengembangan lebih lanjut dari ekosistem Bitcoin.

Kita dapat terus memantau perkembangan ini.