Dalam siklus bull market ini, banyak orang memiliki harapan besar pada ETH (Ethereum).

Tetapi kenyataannya: ETH telah terdepresiasi lebih dari 80% terhadap BTC sejak puncaknya pada tahun 2021.
Menghadapi kinerja ini, pasar dipenuhi dengan opini negatif, keraguan, bahkan 'FUD' (Ketakutan, Ketidakpastian, dan Keraguan) terhadap ETH.
Tetapi pendekatan yang benar-benar rasional adalah memahami mengapa ETH berkinerja buruk. Berikut adalah sepuluh alasan yang menyebabkan tekanan harga ETH dalam jangka pendek:

1. Dencun Upgrade: Kemajuan Teknologi, Nilai Melimpah
Dencun (EIP-4844) memperkenalkan 'blobs', secara signifikan mengurangi biaya data untuk rantai L2.
Biaya transaksi L2 turun 98%, pengalaman pengguna meningkat secara signifikan, tetapi ini juga membawa efek samping:
Biaya transaksi jaringan utama turun, jumlah penghancuran ETH menurun
L2 menyerap lebih banyak nilai, bukan rantai utama Ethereum
Hasilnya, narasi 'mata uang ultrasonik' melemah, harga ETH tertekan.

2. Efek ETF yang tidak terpenuhi
ETF spot BTC menarik lebih dari 40 miliar dolar, sementara inflow ETF ETH hanya 200 juta dolar.
Salah satu alasannya adalah Grayscale sebelumnya memiliki 3 juta ETH, ketika aset ini dapat diubah menjadi saham ETF, menyebabkan tekanan jual yang besar.

3. Keruntuhan Emosi + Hiu Besar Keluar
Banyak hiu keluar dari posisi setelah ETH melemah, dan mulai 'FUD' Ethereum di media sosial.
Ini adalah perilaku psikologis yang khas: Menjual → Melihat Bearish → Pasar Turun → Validasi Diri.

4. Kontroversi 'Penjualan Koin' dari Yayasan Ethereum
Setiap kali yayasan menjual sedikit ETH (biasanya hanya ratusan), pasar akan memicu spekulasi: Apakah Vitalik kehilangan kepercayaan? Apakah ini tanda puncak?
Meskipun penjualan ini adalah operasi biasa, namun memperburuk volatilitas emosi pasar.
5. Citra Pribadi Vitalik
Ketika investor mengalami kerugian, melihat Vitalik berdansa dan berperilaku lucu di depan umum, emosi akan semakin diperbesar.
Apakah adil atau tidak, sebagai duta proyek, citra Vitalik kadang-kadang mempengaruhi kepercayaan publik.
6. Struktur Staking yang Terpusat
Meskipun Ethereum memiliki lebih dari 1 juta validator, 10 alamat pemegang teratas mengendalikan lebih dari 80% ETH yang dipertaruhkan.
Selain itu, hanya 28% ETH yang dipertaruhkan, mencerminkan bahwa ambang partisipasi pengguna biasa masih tinggi.

7. Upgrade PECTRA (EIP-7691): Mengurangi biaya lebih lanjut, mengurangi penghancuran
Upgrade ini meningkatkan jumlah Blobs dari 3 menjadi 6, lebih lanjut mengurangi biaya L2.
Peningkatan efisiensi, tetapi juga berarti lebih sedikit ETH yang dihancurkan, menekan harga.

8. EIP-7762: Menstabilkan Biaya Gas, Menekan Elastisitas Harga
EIP-7762 yang akan datang akan mencegah lonjakan biaya L2 selama periode puncak, meningkatkan pengalaman pengguna.
Tetapi masalahnya: Biaya rendah = Penghancuran rendah = Tidak menguntungkan untuk kinerja harga ETH dalam jangka pendek.

9. Transformasi Narasi dan Hilangnya Rasa Arah
Ethereum sedang bertransformasi dari 'panggung utama' ekosistem DeFi, menjadi 'lapisan penyelesaian + lapisan keamanan'.
Meskipun jalur teknologi jelas, ada perbedaan pendapat di dalam komunitas tentang posisi masa depan, membuat visi jangka menengah dan panjang ETH agak kabur.
10. Kebangkitan L2 Mengalihkan Nilai
L2 seperti Base, Arbitrum, Optimism secara bertahap menyerap sumber daya ekosistem rantai utama.
Dalam setahun terakhir, total pendapatan L2 mencapai 140 juta dolar, Base sendiri menyumbang 80 juta.
Ethereum secara aktif memberdayakan L2, mengorbankan nilai rantai utama dalam jangka pendek, demi skalabilitas keseluruhan.

Ringkasan:
Pengembangan teknologi Ethereum tidak pernah berhenti, pembangunan ekosistem juga terus maju.
Namun, dalam jangka pendek, sebagian besar upgrade dan transformasi ini menguntungkan pengguna, tetapi tidak ramah terhadap harga ETH:
Penurunan Biaya Transaksi → Penghancuran Berkurang
Peningkatan nilai L2 → Perpindahan Pendapatan Rantai Utama
Efek ETF yang lemah → Ekspektasi investor yang tidak terpenuhi
Namun, dalam jangka panjang, ETH tetap menjadi salah satu aset kripto dengan fundamental terkuat. Jika mekanisme penangkapan nilai di masa depan terhubung dengan penggunaan ekosistem, harga ETH berpotensi rebound kuat.
📌 Rasa sakit jangka pendek, keyakinan jangka panjang.


