Memonetisasi seni digital dengan NFT memberikan bukti kepemilikan, peningkatan nilai, dan potensi royalti.
Token yang tidak dapat dipertukarkan (NFT) menawarkan cara baru untuk menjual dan mendistribusikan karya seni digital, dan berpotensi membuka aliran pendapatan baru bagi para seniman di era digital. Berikut lima cara untuk memonetisasi karya seni digital Anda dengan NFT.
Kepemilikan yang terfraksinasi
Hal ini melibatkan pembagian kepemilikan sebuah karya seni menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan menjualnya sebagai token, yang memungkinkan banyak investor untuk memiliki saham dalam karya seni tersebut. Misalnya, seorang seniman dapat membuat 100 token untuk sebuah karya seni dan menjualnya kepada 100 pembeli yang berbeda, yang masing-masing memiliki bagian dari karya seni tersebut.
NFT Dinamis
NFT dinamis adalah jenis NFT yang berubah seiring waktu, sehingga menciptakan pengalaman unik dan terus berkembang bagi pemiliknya. NFT dinamis dapat menggunakan sumber data eksternal untuk memperbarui karya seni, seperti umpan media sosial atau kejadian aktual.
Misalnya, "The Eternal Pump" adalah NFT dinamis yang berubah sebagai respons terhadap naik turunnya pasar mata uang kripto. Karya seni tersebut menjadi lebih kompleks dan terperinci seiring naiknya nilai mata uang kripto, sementara karya seni tersebut menjadi lebih lugas dan abstrak seiring turunnya nilai mata uang kripto. Karena memungkinkan pemirsa untuk mengikuti perubahan pada karya seni dan melihatnya berkembang seiring waktu, NFT dinamis dapat menghadirkan tingkat keterlibatan dan keterlibatan baru bagi para kolektor.
NFT dinamis dapat dimonetisasi melalui lelang, di mana kolektor dapat menawar, dan penawar tertinggi akan memilikinya. NFT dinamis yang sangat dicari, karena fitur unik dan sifatnya yang terus berkembang, dapat dijual dengan harga tinggi di lelang. Selain itu, dengan menggunakan sistem berbasis langganan, seniman dapat menawarkan NFT dinamis eksklusif kepada kolektor dengan biaya tertentu. NFT ini dapat berubah secara berkala, menawarkan pelanggan aliran konten baru yang stabil.
Royalti
NFT dapat diprogram untuk secara otomatis membayar artis sejumlah persentase dari penjualan setiap kali NFT dijual kembali di pasar sekunder. Hal ini memungkinkan artis untuk terus mendapatkan keuntungan dari karya mereka bahkan setelah penjualan awal. Misalnya, artis digital Pak menjual NFT yang disebut "The Fungible" seharga $502.000, dan NFT tersebut diotomatisasi untuk membayar artis tersebut royalti sebesar 10% pada setiap penjualan berikutnya. Sejak saat itu, NFT tersebut telah dijual kembali beberapa kali, dan artis tersebut telah memperoleh lebih dari $2 juta dalam bentuk royalti.
Gamifikasi
Hal ini melibatkan pembuatan token interaktif yang tidak dapat dipertukarkan yang dapat dimainkan atau digunakan oleh pengguna dalam permainan. Misalnya, Axie Infinity adalah permainan yang menggunakan NFT sebagai aset permainan, yang memungkinkan pemain untuk membeli, menjual, dan memperdagangkannya guna membangun karakter permainan mereka.
Selain itu, NFT dapat diberikan sebagai hadiah atas pencapaian tujuan atau aktivitas tertentu dalam permainan atau aplikasi. Misalnya, aplikasi kebugaran dapat menawarkan token yang tidak dapat dipertukarkan kepada pengguna yang mencapai target latihan harian mereka.
Pengikatan aset fisik
Penghubungan aset fisik dengan NFT melibatkan penautan objek fisik ke aset digital unik, biasanya menggunakan pengenal atau kode unik. Hal ini dapat menyediakan cara untuk memverifikasi keaslian dan kepemilikan objek fisik, sekaligus memungkinkan transfer kepemilikan dan nilai aset digital terkait.
Dengan demikian, NFT dapat digunakan untuk menunjukkan kepemilikan aset fisik, seperti sebidang tanah atau mobil. Misalnya, perusahaan bernama CarForce tengah mengembangkan NFT yang menunjukkan kepemilikan mobil mewah, dengan NFT berfungsi sebagai kunci mobil digital yang memungkinkan pemiliknya memasuki dan mengoperasikan mobil sebenarnya.