Pada awal tahun 2025, Amerika Serikat memicu perubahan paling signifikan dalam dinamika perdagangan global dalam hampir satu abad. Setelah menjabat kembali, presiden Donald Trump mengumumkan tarif baru, baik internasional maupun spesifik negara, yang ditujukan untuk apa yang ia sebut sebagai pemulihan kesetaraan perdagangan dan kedaulatan AS. Sejak itu, pasar merespons dengan gelombang volatilitas dan penyesuaian harga, terutama di antara saham dan aset digital.