Pemerintah Akan Melibatkan Regulator dan Lembaga dalam Mendorong Inovasi Aset Digital
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengumumkan pertemuan produktif dengan Changpeng Zhao (CZ), pendiri dan mantan CEO Binance, untuk membahas ambisi Malaysia yang semakin berkembang di sektor aset digital dan blockchain.
Dalam pernyataan resmi yang diposting di X, Anwar menekankan potensi Malaysia untuk menjadi pusat inovasi blockchain regional, mencatat bahwa dialog konstruktif sedang berlangsung dengan pemangku kepentingan kunci dan badan regulasi untuk mempromosikan transformasi digital yang bertanggung jawab.
“Malaysia memiliki kesempatan untuk memimpin dalam ekonomi digital dengan mengadopsi teknologi blockchain dan tokenisasi instrumen keuangan,” kata Anwar.
Perdana Menteri menyatakan niatnya untuk terus berkomunikasi dengan badan-badan pemerintah termasuk:
Komisi Sekuritas Malaysia (SC)
Bank Negara Malaysia (BNM)
Kementerian Digital
Diskusi ini bertujuan untuk mengeksplorasi kerangka kebijakan yang memfasilitasi inovasi sambil memastikan kepatuhan regulasi, meletakkan dasar bagi kepemimpinan Malaysia di sektor Web3, fintech, dan keuangan ter-tokenisasi.

Dorongan yang Dipimpin Pemerintah untuk Transformasi Digital
Anwar juga menekankan pentingnya kepemimpinan pemerintah dalam mempercepat adopsi blockchain di berbagai sektor, menunjuk pada area seperti digitalisasi infrastruktur publik, tokenisasi keuangan, dan inisiatif inovasi lintas batas.
“Dengan langkah-langkah yang tepat, Malaysia dapat memposisikan dirinya di garis depan transformasi digital global ini,” katanya.
Pertemuan dengan CZ merupakan bagian dari upaya lebih luas Malaysia untuk menarik inovator blockchain terkemuka dan menciptakan lingkungan regulasi yang seimbang antara kemajuan teknologi dengan keamanan finansial dan perlindungan investor.

