Fluktuasi pasar akhir pekan tidak besar, mari kita ajarkan penggunaan indikator #RSI , yang dapat digunakan untuk membantu membuka posisi

RSI (Indeks Kekuatan Relatif) adalah analisis terhadap niat dan kekuatan beli jual di pasar dengan membandingkan rasio antara kenaikan harga penutupan dalam periode tertentu dan total fluktuasi harga, sehingga dapat memprediksi pergerakan pasar di masa depan, yang dapat mencerminkan tingkat kesehatan pasar dalam periode tertentu.

Prinsip dasar RSI adalah, dalam pasar yang normal, kekuatan dari kedua sisi beli dan jual harus seimbang, sehingga harga dapat stabil.

Rentang nilai indikator RSI adalah antara 0~100, RSI=50 merupakan titik pemisah antara pasar kuat dan pasar lemah, jika kurva RSI menembus posisi 50 dari atas ke bawah, itu menunjukkan bahwa pasar telah melemah;

Jika kurva RSI menembus posisi 50 dari bawah ke atas, itu menunjukkan bahwa pasar mulai menguat.

Untuk menentukan zona overbought dan oversold, investor dapat menyesuaikannya dengan kondisi pasar yang spesifik.

Dalam kondisi pasar umum, nilai RSI (biasanya menggunakan RSI 6 hari untuk penilaian) di atas 80 dapat dianggap sebagai overbought, di bawah 20 dapat dianggap sebagai oversold.

Namun, dalam pasar bull, zona overbought dapat ditetapkan di atas 90, dan zona oversold dapat ditetapkan di bawah 30;
dan dalam pasar bear, zona overbought dapat ditetapkan di atas 70, dan zona oversold dapat ditetapkan di bawah 10.

Secara sederhana, dapat dipahami dalam 5 zona, yang dapat digunakan untuk menilai kekuatan pasar berdasarkan zona di mana nilai indikator berada:

Kekuatan Pasar Saran Operasi
80~100 Sangat Kuat Jual
60~80 Kuat Beli
40~60 Sedang Awasi
20~40 Lemah Jual
0~20 Sangat Lemah Beli

Rumus perhitungan (N adalah periode RSI):
RSI =
Jumlah kenaikan harga pada batang bullish dalam N batang × 100
Dibagi dengan
Jumlah kenaikan harga pada batang bullish dalam N batang + Jumlah penurunan harga pada batang bearish dalam N batang

#交易训练 #新手