Reaksi pihak AS

Trump menyerukan 'ketenangan'
Presiden AS Donald Trump terus-menerus menulis di media sosial untuk menenangkan publik, mengklaim 'tenang! Segalanya akan baik-baik saja, Amerika akan lebih kuat dari sebelumnya!' Pernyataan ini dianggap sebagai respons langsung terhadap langkah balasan Tiongkok, berusaha untuk meredakan kepanikan pasar domestik akibat peningkatan kebijakan tarif.

Tekanan ekonomi terlihat: Perusahaan dan konsumen AS akan langsung menanggung biaya tarif. Menurut perhitungan Moody's, pengeluaran tahunan rumah tangga AS mungkin meningkat antara 1300 hingga 5000 dolar, mendorong CPI naik sekitar 2%, memperburuk risiko stagflasi. Federal Reserve Atlanta memperkirakan bahwa pada kuartal pertama tahun 2025, PDB AS mungkin menyusut 2,4%.

Reaksi masyarakat internasional

Uni Eropa melawan dengan tegas
Uni Eropa melalui putaran pertama langkah balasan tarif terhadap AS, menambah tarif 25% pada barang-barang AS, dan berencana untuk merumuskan rencana tanggapan tahap kedua. Menteri Ekonomi dan Keuangan Prancis, Eric Lombard, menekankan bahwa respons Uni Eropa akan 'seimbang dan sangat tegas', serta memperingatkan bahwa perilaku agresif AS akan semakin merobek hubungan transatlantik.

Bersama-sama melawan
Uni Eropa, Jepang, Korea Selatan, dan 160 negara lainnya mengajukan keluhan ke WTO tentang kebijakan tarif AS, Kanada membatasi impor produk susu, dan efek limpahan perang perdagangan mengancam ekonomi global. WTO memperkirakan bahwa kebijakan tarif AS dapat menyebabkan volume perdagangan barang global menyusut 1% pada tahun 2025, lebih rendah hampir 4 poin persentase dibandingkan perkiraan sebelumnya.

Posisi dan tindakan Tiongkok

Menghadapi secara hukum
Tiongkok merespons tindakan sepihak dan agresif AS dengan keras sesuai dengan undang-undang tarif negara. Kementerian Perdagangan mengajukan gugatan terhadap langkah tarif terbaru AS di bawah mekanisme penyelesaian sengketa WTO, menekankan bahwa tindakan AS secara serius melanggar aturan WTO dan merusak sistem perdagangan multilateral.

Kombinasi langkah balasan multidimensi
Selain menambah tarif, Tiongkok juga memasukkan 6 entitas AS ke dalam daftar entitas tidak dapat diandalkan, melarang mereka untuk melakukan investasi baru di wilayah Tiongkok; serta memasukkan 12 entitas AS ke dalam daftar kontrol ekspor yang dilarang untuk mengekspor barang dual-use kepada mereka.

Dampak pasar dan industri

Perusahaan AS tertekan
Industri mobil, obat generik, dan lainnya di AS mengalami lonjakan biaya karena ketergantungan pada rantai pasokan Tiongkok, General Motors dan Tesla mungkin menghadapi pemecatan. Petani di Midwest mengalami penurunan pendapatan akibat jatuhnya ekspor kedelai, dan subsidi pemerintah sulit untuk menutupi kerugian.

Transformasi industri Tiongkok
Tindakan balasan Tiongkok mendorong perusahaan domestik untuk mempercepat eksplorasi pasar baru seperti 'Belt and Road', serta mendorong peningkatan merek pakaian dan domestikasi industri manufaktur kelas menengah tinggi seperti semikonduktor. Meskipun industri padat karya seperti tekstil dan furnitur terkena dampak, produk pengganti domestik seperti kendaraan listrik dan susu formula lokal meningkat daya saingnya.

Tata kelola global dan prospek masa depan

Mekanisme multilateral menghadapi tantangan
Direktur Jenderal WTO Ngozi Okonjo-Iweala sangat prihatin dengan kebijakan tarif AS, khawatir hal itu dapat meningkat menjadi perang tarif dan serangkaian tindakan balasan yang dapat menyebabkan perdagangan global semakin menurun. Para ahli dari banyak negara menyerukan negara-negara berkembang untuk bersatu dalam menghadapi hal ini dan mempertahankan sistem perdagangan multilateral.

Kebutuhan untuk kerjasama dan dialog
Tiongkok selalu menekankan bahwa penambahan tarif adalah langkah balasan yang pasif, mendesak pihak AS untuk segera memperbaiki kesalahan dan mencabut langkah tarif sepihak, serta menyelesaikan perbedaan melalui dialog yang setara. Masyarakat internasional umumnya percaya bahwa hanya dengan meninggalkan pemikiran permainan nol-sum, kita dapat mempertahankan stabilitas ekonomi global dan pembangunan berkelanjutan.

Peningkatan tarif ini menandai bahwa perang perdagangan AS-Tiongkok memasuki tahap baru, dan efek limpahannya telah mempengaruhi rantai pasokan global dan sistem perdagangan multilateral. Di masa depan, apakah pihak-pihak dapat menyelesaikan perbedaan melalui dialog dan konsultasi akan secara langsung mempengaruhi proses pemulihan ekonomi global dan arah masa depan sistem tata kelola multilateral.

$SOL $MKR $ETH

#特朗普暂停新关税 #加密市场反弹