#GameStopBitcoinReserve GameStop, pengecer video game, baru-baru ini mengumumkan bahwa dewan direksinya secara bulat menyetujui penambahan Bitcoin sebagai aset cadangan dari kas. Keputusan ini akan memungkinkan perusahaan untuk menginvestasikan sebagian dari kas yang tersedia atau dari penerbitan utang dan ekuitas di masa depan ke dalam Bitcoin, tanpa menetapkan batas maksimum untuk akuisisi tersebut.

Langkah ini mengikuti contoh perusahaan lain, seperti Strategy (sebelumnya MicroStrategy), yang telah mengintegrasikan Bitcoin ke dalam strategi keuangan mereka. CEO GameStop, Ryan Cohen, sebelumnya telah mengisyaratkan arah ini dengan memposting foto bersama Michael Saylor, ketua eksekutif Strategy.

Setelah pengumuman tersebut, saham GameStop mengalami kenaikan sebesar 8% dalam perdagangan di luar jam. Selain itu, perusahaan melaporkan peningkatan dalam laba kuartal keempat, mencapai $131,3 juta, meskipun terjadi penurunan pendapatan menjadi $1,28 miliar dibandingkan dengan $1,79 miliar tahun sebelumnya. Kenaikan laba ini disebabkan oleh upaya pengurangan biaya dan penutupan toko fisik, dengan 590 penutupan di AS selama tahun fiskal 2024 dan rencana untuk menutup lebih banyak pada 2025.

Keputusan GameStop untuk berinvestasi dalam Bitcoin juga bertepatan dengan perintah eksekutif baru-baru ini dari presiden Donald Trump untuk membentuk cadangan strategis cryptocurrency menggunakan token yang sudah dimiliki oleh pemerintah.

Inisiatif ini di pasar cryptocurrency mencerminkan strategi GameStop untuk mendiversifikasi asetnya dan memodernisasi pendekatan keuangannya sebagai respons terhadap perubahan dalam industri video game.