Wow, dunia Bitcoin baru-baru ini benar-benar heboh! Seorang insinyur perangkat lunak berusia 35 tahun di Chengdu yang bernama Wang Shu (nama samaran) ternyata telah ditipu oleh seorang penipu yang mengaku sebagai "Bitcoin Cong'er", kehilangan 6 Bitcoin — senilai 400.000 dolar AS! Ini terdengar seperti plot film, tetapi ini benar-benar terjadi dalam kenyataan pada tahun 2025. Ceritanya adalah sebagai berikut: Wang Shu mengenal "Cong'er" di Twitter pada bulan Agustus tahun lalu, dan lawan bicaranya adalah seorang gadis muda yang mengaku sebagai trader di dunia cryptocurrency. Keduanya mulai berkomunikasi dan kemudian menambahkan satu sama lain di Telegram, hubungan mereka berkembang dengan sangat cepat. Akibatnya, "Cong'er" mengajukan tawaran besar, mengatakan bahwa dia bisa menggoda Wang Shu dengan imbalan fisik. Begitu mendengar itu, Wang Shu tergoda. Pada 1 Desember, mereka bertemu di hotel Ritz-Carlton di Chengdu, melihat "kesempatan baik" semakin dekat, tiba-tiba muncul seorang "Li Shaolin", yang mengaku sebagai teman "Cong'er", dan membawa sekelompok orang untuk melakukan "penipuan". Wang Shu sangat ketakutan, dan pada pukul 8:45 terpaksa mentransfer 6 Bitcoin, dan setelah mendapatkan uang, lawan bicaranya menghilang tanpa jejak. Tapi itu belum semuanya, pada 21 Maret, Twitter "Bitcoin Cong'er" masih mengirimkan pesan mengganggu, jelas-jelas merupakan kelompok penipuan. Netizen semua heboh, ada yang berkata: "Bukankah ini versi 'penipuan' di dunia cryptocurrency?" Ada juga yang memperingatkan: "0,1 Bitcoin untuk semalam, teman-teman jangan percaya ya, 60.000 yuan hilang begitu saja!" Polisi sudah turun tangan untuk menyelidiki, mengingatkan semua orang untuk lebih waspada, terutama para penganut di dunia cryptocurrency, jangan biarkan keyakinanmu berubah menjadi mesin penarik uang. Masyarakat umum mengatakan: plot ini terlalu mendebarkan, fantasi romantis Bitcoin belum dimulai, sudah dihantam keras oleh kenyataan. Tindakan Wang Shu ini diperkirakan akan menjadi kasus klasik di dunia cryptocurrency tahun 2025. Apa kata kalian, apakah kejadian ini menambah satu lagi catatan humor gelap di "buku kepercayaan" Bitcoin?