Adopsi crypto dalam real estat baru saja melangkah lebih jauh! Open House Group, sebuah perusahaan yang terdaftar di Bursa Saham Tokyo, telah memperluas opsi pembayaran crypto-nya, kini menerima Ripple, Solana (SOL), dan Dogecoin (DOGE) di samping Bitcoin dan Ethereum.
Dengan permintaan transaksi crypto yang melonjak di tengah kejelasan regulasi, Open House melihat aset digital sebagai pendorong utama pertumbuhan masa depannya. Pelanggan kini dapat dengan mudah menggunakan cryptocurrency ini untuk berbagai layanan real estat termasuk akuisisi properti, desain, konstruksi, penjualan, dan manajemen.
Open House Group merupakan salah satu perusahaan real estat terkemuka di Jepang, menghasilkan lebih dari ¥1 triliun (sekitar $6,7 miliar) dalam penjualan tahunan. Meskipun perusahaan baru mulai menerima Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) pada Januari 2025, mereka telah aktif menjelajahi integrasi blockchain dan cryptocurrency selama beberapa tahun.
Sejak 2022, Open House telah meneliti potensi aplikasi teknologi crypto dan blockchain dalam operasi bisnisnya. Komitmennya terhadap industri ini terlihat melalui sponsor inisiatif penelitian yang berfokus pada Jaringan Lightning Bitcoin.
Lanskap regulasi di Jepang juga berkembang untuk mendukung aset digital. Awal tahun ini, Perdana Menteri Shigeru Ishiba menekankan pentingnya crypto dan Web3 bagi pertumbuhan ekonomi dan inovasi teknologi negara tersebut. Sejalan dengan ini, Kabinet Jepang telah menyetujui Undang-Undang Layanan Pembayaran, yang memperkenalkan kerangka regulasi untuk stablecoin dan broker crypto, lebih memperkuat posisi progresif Jepang dalam keuangan digital.
