Pasar cryptocurrency telah mengalami volatilitas yang signifikan baru-baru ini, dipengaruhi oleh beberapa faktor kunci:

**1. Kekecewaan Setelah KTT Crypto Gedung Putih:**

KTT Crypto Gedung Putih yang baru-baru ini berlangsung berakhir tanpa memperkenalkan kebijakan baru yang mendukung industri cryptocurrency, yang menyebabkan kekecewaan investor. Kurangnya kejelasan regulasi yang diantisipasi ini berkontribusi pada penjualan saham terkait crypto, terutama Coinbase, yang mengalami penurunan harga saham sebesar 10%. citeturn0news7

**2. Kerugian Institusi Besar:**

Perusahaan seperti Strategy (sebelumnya MicroStrategy) telah menghadapi penurunan nilai yang signifikan pada kepemilikan cryptocurrency mereka. Setelah menginvestasikan $21,2 miliar dalam Bitcoin, nilai kepemilikan mereka turun menjadi sekitar $17,3 miliar, mencerminkan penurunan pasar yang lebih luas. citeturn0news8

**3. Kekhawatiran Ekonomi yang Lebih Luas:**

Ketakutan akan resesi di AS dan ketegangan perdagangan yang sedang berlangsung telah menyebabkan penjualan besar-besaran di pasar keuangan tradisional. Ketidakpastian ekonomi ini telah merembet ke pasar cryptocurrency, memperburuk volatilitas. citeturn0news9

**4. Ketidakstabilan Pasar Sejarah:**

Peristiwa masa lalu, seperti runtuhnya blockchain Terra dan stablecoin-nya UST pada Mei 2022, telah memberikan dampak yang berkepanjangan pada kepercayaan investor. Kegagalan proyek-proyek besar telah meningkatkan kesadaran akan risiko potensial dalam ekosistem crypto. citeturn0search17

Faktor-faktor ini secara kolektif berkontribusi pada volatilitas saat ini yang diamati di pasar cryptocurrency. #MarketPullback $BTC #CryptoMarketWatch #TexasBTCReserveBill #ETHWhaleLiquidation