“Trump Mengguncang Gelombang Bitcoin: Apakah Pemerintah AS Ingin Mengakumulasi Koin untuk Mendominasi?”

Kepala Kecerdasan Buatan dan Cryptocurrency Gedung Putih, David Sachs, mengungkapkan bahwa perintah eksekutif terbaru yang ditandatangani Trump mungkin akan mendorong pemerintah AS untuk secara besar-besaran membeli Bitcoin, memulai strategi kekayaan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sachs menyatakan bahwa rencana "biaya nol anggaran" ini tidak hanya terbatas pada menjadikan Bitcoin sebagai cadangan strategis, tetapi juga akan secara aktif memperluas kepemilikannya.

Menurut Sachs, perintah Trump dengan jelas membedakan dua tujuan utama: pertama, membangun cadangan strategis murni Bitcoin, memanfaatkan sekitar 200.000 token yang telah dikumpulkan pemerintah selama bertahun-tahun dari penyitaan hukum, menempatkannya sebagai "penyimpanan nilai digital terkuat"; kedua, memberi wewenang kepada Menteri Keuangan Basent dan Menteri Perdagangan Lutnik untuk mencari cara yang tidak membebani pajak, untuk meningkatkan kepemilikan Bitcoin lebih banyak. Selain itu, pemerintah juga akan memanfaatkan aset digital lainnya yang telah disita, untuk membangun sebuah bank penyimpanan yang beragam.

Setelah berita ini muncul, harga Bitcoin justru anjlok, dari 90,251 dolar AS menjadi 85,091 dolar AS, hingga berita ini ditulis, harga telah pulih menjadi 87,476 dolar AS. Sachs menekankan bahwa strategi agresif ini bertujuan untuk memperkuat posisi AS dalam ekonomi digital global, tetapi reaksi pasar tampaknya menunjukkan adanya ketidakpastian. Apakah ini benar-benar visi jauh ke depan dari Trump, ataukah hanya sekadar taruhan berisiko? Jawabannya masih menunggu untuk diungkap.