Otoritas Vietnam Mengeluarkan Peringatan Terhadap Penggunaan Pi untuk Transaksi

Polisi Vietnam telah mengeluarkan peringatan resmi mengenai penggunaan cryptocurrency Pi Network untuk transaksi pembayaran. Dalam pengumuman di Facebook, otoritas memperingatkan bahwa penggunaan Pi yang semakin meningkat untuk pembayaran sehari-hari adalah ilegal dan dapat mengakibatkan sanksi atau penuntutan pidana.

Menurut hukum yang berlaku, mata uang virtual tidak diakui sebagai alat pembayaran yang sah di Vietnam, yang berarti bahwa entitas mana pun yang menerima Pi sebagai pembayaran dapat menghadapi konsekuensi hukum.

Denda dan Tuntutan Pidana Dapat Dikenakan

Otoritas Vietnam telah menyatakan bahwa menggunakan Pi untuk pembayaran dapat mengakibatkan sanksi yang ketat:

🔹 Bisnis atau individu yang menerima Pi dapat menghadapi denda berkisar antara 50 hingga 100 juta VND.
🔹 Dalam kasus yang parah, pelanggar dapat menghadapi penuntutan pidana karena melanggar peraturan perbankan.
🔹 Sanksi diuraikan dalam Pasal 6, Klausul 26 Peraturan 88/2019/ND-CP dan Pasal 206 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Peringatan ini datang sebagai respons terhadap meningkatnya jumlah bisnis dan pedagang di Vietnam yang menerima Pi sebagai metode pembayaran, di negara yang dikenal dengan salah satu tingkat adopsi kripto tertinggi di dunia.

Otoritas Vietnam: Pi Bukan Aset yang Diakui

Pemerintah Vietnam tidak mengakui Pi Network sebagai aset yang sah, menyatakan bahwa nilainya murni spekulatif. Regulator telah menyoroti kekhawatiran seperti:

📉 Pi tidak memiliki nilai intrinsik yang nyata.
📉 Penipu dapat memanfaatkan untuk kegiatan penipuan.
📉 Token palsu dan aplikasi penipuan dapat mencuri data pengguna.

Otoritas juga memperingatkan agar tidak menyebarkan informasi palsu atau menyesatkan tentang Pi dan cryptocurrency lainnya:

🛑 "Dilarang menyebarkan informasi palsu dan tidak terverifikasi di dunia maya mengenai mata uang virtual, cryptocurrency secara umum, dan Pi khususnya, karena dapat menyesatkan publik atau mengakibatkan pelanggaran hukum."

Kementerian Keamanan Siber mendorong para investor untuk berhati-hati dan melakukan penelitian menyeluruh tentang semua informasi yang tersedia sebelum melakukan investasi.

Pi Network Turun 17% dalam 24 Jam

Token Pi merosot 17,6% dalam sehari terakhir, kini diperdagangkan pada $1,73. Meski ada penurunan ini, token ini telah naik 21% dalam seminggu terakhir, sebagian besar karena listing di bursa OKX, Bitget, dan MEXC.

Namun, proyek ini tetap mendapat kritik keras karena:
❌ Kurangnya listing di bursa besar.
❌ Rendahnya transparansi dari tim Pi Network.
❌ Masalah dengan verifikasi KYC, menghalangi pengguna untuk mengklaim token mereka.

Sebagai respons terhadap kekhawatiran pengguna, tim Pi Network telah memperpanjang batas waktu migrasi mainnet hingga 14 Maret 2025, memberi pengguna lebih banyak waktu untuk memverifikasi saldo mereka dan menyelesaikan migrasi.

Apa pendapat Anda? Apakah Pi Network memiliki masa depan, atau hanya proyek yang meragukan lainnya? 🤔

#CryptoWarning , #PiNetwork , #Cryptoscam , #StaySafe , #CryptoRegulation

Tetap satu langkah di depan – ikuti profil kami dan tetap terinformasi tentang segala hal penting di dunia cryptocurrency!

Pemberitahuan:

,,Informasi dan pandangan yang disajikan dalam artikel ini dimaksudkan hanya untuk tujuan pendidikan dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat investasi dalam situasi apa pun. Konten halaman ini tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau bentuk nasihat lainnya. Kami memperingatkan bahwa berinvestasi dalam cryptocurrency bisa berisiko dan dapat mengakibatkan kerugian finansial.