Dubai Akan Menerapkan Regulasi Crypto Baru Untuk Transparansi Lebih Besar
Menurut ShibDaily, Otoritas Regulasi Aset Virtual Dubai (VARA) telah mengumumkan rencana untuk memperkenalkan regulasi baru yang mengharuskan bisnis crypto untuk mengungkap identitas pemegang token utama, yang sering disebut sebagai paus crypto. Matthew White, CEO VARA, membahas regulasi yang akan datang ini dalam sebuah wawancara, menyoroti tujuan mereka untuk meningkatkan perlindungan konsumen saat Dubai berusaha untuk menempatkan dirinya sebagai pusat global terkemuka untuk sektor cryptocurrency yang sedang berkembang.
Regulasi baru akan mewajibkan penyedia layanan aset virtual untuk mengajukan laporan rinci tentang struktur kepemilikan, dengan tujuan meningkatkan transparansi pasar dan mengurangi risiko manipulasi. White menjelaskan bahwa jika mayoritas kepemilikan token dipegang oleh penciptanya atau sebuah institusi, identitas mereka harus diungkapkan. Langkah ini dimaksudkan untuk memberikan transparansi yang lebih besar kepada investor, karena sebagian besar token biasanya dimiliki oleh pihak ketiga, seperti perusahaan modal ventura, daripada pencipta aslinya.