• Hasil positif bagi Ripple dapat mendorong perusahaan-perusahaan fintech berbondong-bondong datang ke AS.

  • Sidang LBRY vs SEC dapat berdampak pada kasus Ripple dan penggunaan terminologi “pasar sekunder”.

  • Harga XRP menunjukkan potensi pertumbuhan dengan berita bullish terkini.

Beberapa pembaruan terkait XRP telah memberikan kemungkinan bagi cryptocurrency untuk mendapatkan kembali momentumnya. Pada tanggal 31 Januari 2023, seorang hakim AS membatasi otoritas Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) di pasar kripto sekunder, yang dapat menjadi preseden bagi undang-undang sekuritas dalam kasus Ripple Labs vs SEC yang sedang berlangsung.

Pentingnya Hasil LBRY dan Tuduhan SEC

Pendiri Hukum Kripto dan pendukung Ripple John Deaton menganggap hasil kasus LBRY vs SEC penting untuk masa depan kasus sekuritas, karena SEC mengandalkan terminologi “pasar sekunder” serupa dalam kasusnya melawan Ripple. 

SEC menuduh bahwa Ripple menjual XRP, yang mengumpulkan uang untuk Ripple Labs dan dua eksekutif seniornya, tanpa mendaftarkannya sebagai sekuritas menurut 'Securities Act' tahun 1933.

Ripple membantah bahwa XRP, yang digunakan sebagai alat untuk memfasilitasi transfer uang, bukanlah sekuritas karena dijual di pasar sekunder, dan keuntungan tidak dikumpulkan.

Wawasan tentang Hasil Kasus Ripple vs SEC

Hasil kasus Ripple vs SEC dan keadaan XRP saat ini di pasar mata uang kripto sangat erat hubungannya. Jawaban singkat SEC baru-baru ini, yang merujuk pada kasus LBRY sebanyak 21 kali, menunjukkan bahwa hasil kasus LBRY dapat memberikan wawasan tentang penyelesaian kasus Ripple vs SEC. 

Hasil positif bagi Ripple dapat menarik perusahaan fintech ke AS, sementara hasil negatif dapat mengakibatkan keluarnya perusahaan dan talenta kripto secara massal.

Di pasar mata uang kripto, posisi XRP saat ini masih belum pasti. Meskipun terjadi kenaikan sebesar 17,3% year-to-date (YTD), harga XRP masih berada dalam wilayah bearish dan gagal menembus Exponential Moving Average (EMA) 200 hari selama dua minggu terakhir.

Apakah Momentum Kenaikannya Masih Utuh?

XRP diperdagangkan pada $0,3945 pada saat penulisan dan telah mendapatkan dukungan di EMA 50 dan 100 hari. Penembusan EMA 200 hari, yang saat ini berada di $0,4147, diperlukan untuk memicu momentum bullish dan dapat menyebabkan harga XRP meroket.

Persilangan ke atas antara EMA 50 hari dengan EMA 200 hari, yang dikenal sebagai persilangan emas (golden cross), dapat menandakan dimulainya tren naik baru. Jika ini terjadi, resistensi utama bagi beruang akan berada di level $0.54. Jika kenaikan berhasil menembus level ini, XRP bisa mencapai level tertinggi dalam sembilan bulan, level yang belum pernah terlihat sejak keruntuhan Terra Luna.

Menutup Pikiran

Hasil dari kasus Ripple vs SEC dan keadaan XRP saat ini di pasar harus dipantau secara ketat. Hasil positif dari kasus ini dan tren bullish di pasar dapat berdampak signifikan terhadap nilai XRP.

Di sisi sebaliknya

  • Hasil negatif dalam kasus Ripple dapat memicu kepergian besar-besaran perusahaan dan talenta kripto dari Amerika Serikat. Ripple sendiri telah mengindikasikan pertimbangan untuk memindahkan operasinya ke Kanada dalam acara ini.

  • Hasil pertarungan hukum antara Ripple Labs dan SEC belum ditentukan.

  • Terlepas dari tuduhan SEC, pertumbuhan dan ekspansi Ripple tidak terhambat.

Mengapa Anda Harus Peduli

Hasil gugatan SEC terhadap Ripple Labs memiliki implikasi terhadap masa depan regulasi mata uang kripto yang lebih luas. Ini akan menjadi preseden tentang bagaimana kasus serupa didekati dan berpotensi mempengaruhi komunitas kripto yang lebih luas.

Cari tahu lebih lanjut tentang perubahan terkini di Ripple:

Ripple Mengguncang Kepemimpinan Menjelang Hasil Gugatan XRP – Apa yang Diharapkan Sebelumnya – DailyCoin

Untuk informasi lebih lanjut tentang Gugatan SEC dan Ripple:

Ripple vs. SEC Saga Mendekati Akhir saat Perusahaan Kripto Mengajukan Pengajuan Akhir – DailyCoin