Binance Charity Scholars Program (BCSP) akan menyediakan kursus pendidikan dan pelatihan Web3 gratis yang akan memungkinkan siswa yang paham teknologi untuk mengasah keterampilan mereka tanpa harus mengatasi kendala keuangan yang tidak perlu, Binance Charity menjelaskan dalam posting blog tanggal 20 Januari:
“Kami menyadari bahwa pendidikan digital dan pengembangan keterampilan mungkin tidak terjangkau bagi banyak orang, yang dapat menyebabkan industri blockchain kekurangan keragaman dan bakat. Program Cendekiawan Binance mengubah semua itu dengan menanggung biaya kuliah dan kursus di beberapa universitas, perguruan tinggi, dan penyedia VET terkemuka di dunia.”
Blog tersebut mencatat bahwa lebih dari 82.000 pelamar tertarik untuk menjadi bagian dari kelompok BCSP berikutnya, yang setara dengan tingkat penerimaan sekitar 37%.
Mitra pendidikan yang terlibat termasuk Universitas Australia Barat, Universitas Nicosia di Siprus, Sekolah Keuangan & Manajemen Frankfurt di Jerman, dan pusat teknologi Utiva yang berbasis di Nigeria.
Pusat pelatihan gratis yang berbasis di Prancis Simplon, Women In Tech, Kyiv IT Cluster dan Kementerian Transformasi Digital Ukraina juga akan menjadi tuan rumah beberapa acara BCSP.
Binance Charity mengatakan pihaknya telah bermitra dengan departemen-departemen yang berpusat di Ukraina untuk membantu melatih kembali warga Ukraina yang mungkin telah kehilangan pekerjaan karena perang dengan Rusia.
Kemitraan dengan Women In Tech akan berupaya untuk melatih hampir 3.000 wanita di pedesaan Afrika Selatan dan Brasil untuk mendukung wirausaha wanita masa depan.
Binance Charity juga akan menerima dukungan kemitraan dari Binance Academy, portal pendidikan blockchain nirlaba milik perusahaan.
Pada tahun 2022 saja, Binance Charity mengumpulkan lebih dari $3,5 juta, yang sebagian besar datang dalam bentuk Binance USD (BUSD), yang telah membantu mendanai lebih dari 290.000 jam kursus pendidikan dan pelatihan Web3.
Helen Hai, Kepala Binance Charity, mengatakan bahwa minat terhadap program ini terus tumbuh:
“Respons terhadap proyek pendidikan Web3 kami merupakan respons yang belum pernah terjadi sebelumnya, menunjukkan minat yang besar dari banyak orang untuk belajar tentang blockchain, De-Fi, NFT, pengkodean, dan banyak lagi.”
“Kami melihat minat dari berbagai macam orang, termasuk sebagian besar wanita […] Kami tidak pernah lebih bersemangat untuk membangun Web3 yang lebih inklusif dengan lebih banyak inisiatif pendidikan dengan mitra hebat di seluruh dunia,” tambahnya.
Binance Charity belum mengonfirmasi kapan lebih dari 30.000 posisi akan diisi dan kapan setiap program beasiswa akan dimulai.
Pendapat dan opini yang diungkapkan adalah pendapat penulis dan bukan merupakan saran investasi. Perdagangan dalam bentuk apa pun mengandung risiko, jadi lakukan uji tuntas sebelum membuat keputusan perdagangan.
