Revolut, sebuah perusahaan teknologi keuangan yang berbasis di London, telah meluncurkan opsi 'crypto staking' untuk lebih dari 25 juta penggunanya dengan fokus khusus pada pelanggannya di Inggris dan zona ekonomi.
Opsi staking diharapkan mulai aktif antara sekarang dan 10 Februari seluruhnya, dan akan terbatas pada aset kripto seperti ETH, XTZ, ADA, dan DOT, dengan imbal hasil masing-masing berkisar antara 11,65% hingga 2,99%.
Revolut membangun layanan kriptonya
Revolut telah melakukan banyak hal sejak tahun 2017 untuk memasukkan kripto ke dalam arus utama mereka setelah meluncurkan program uang kembali kripto untuk pengguna premiumnya.
Selain staking, Revolut menawarkan layanan perdagangan dan pembelian di hampir 100 token dan aset kripto.
Pada bulan Juli 2022, Revolut meluncurkan program kursus blockchain gratis yang mengajarkan dasar-dasar blockchain dan memberi penghargaan kepada peserta dengan cryptocurrency gratis jika berhasil menyelesaikannya; program ini memiliki lebih dari satu juta peserta pelatihan.
Lisensi dan pergolakan revolusi
Pada 17 Agustus 2022, Revolut mendapatkan lisensi regulasi dari Komisi Sekuritas dan Bursa Siprus (CYSEC); lisensi ini dimaksudkan untuk memberikan akses penuh untuk menawarkan akses kepada orang Eropa ke perdagangan bitcoin (BTC).
Pada 21 September 2022, Revolut, bekerja sama dengan mitra kripto Apex, meluncurkan dan meningkatkan penawaran kripto dengan menambahkan 29 token lagi ke kelas aset kripto.
Karena dampak buruk dari bencana FTX pada 8 November 2022, Revolut dilaporkan menunda rencana untuk meluncurkan token aslinya (RevCoin).
Seorang juru bicara Revolut mengatakan kepada outlet berita keuangan pada 19 Januari 2022, bahwa bank neo-challenger sedang menjajaki waktu terbaik untuk mengungkap token tersebut.
