🪙 Berita Kripto dan Blockchain (29 Desember 2023):
1️⃣ Michael Bouhanna: Berdasarkan hasil tahun 2023, penjualan karya seni digital di Sotheby's mencapai hampir $35 juta. Hal ini diumumkan oleh Wakil Presiden dan kepala departemen terkait rumah lelang tersebut, Michael Bouhanna. Ia menyatakan bahwa tahun yang akan datang merupakan salah satu tahun yang paling menggembirakan bagi seni digital. Sotheby's berhasil mencetak rekor harga baru di segmen tersebut – $6,2 juta untuk #nft Ringers 879 (The Goose) karya seniman Dmitry Chernyak. 🎨 Hal ini membuka peluang baru bagi seniman dan investor.
2️⃣ REN-TV: Sekelompok pemeras menculik mata uang kripto #miner di Izhevsk dan meminta tebusan sebesar 15 juta rubel. Peristiwa itu terjadi pada 25 Desember. Tiga pria menculik seorang pria berusia 23 tahun di halaman rumahnya. Pemuda itu ditempatkan di "Niva" yang didaftarkan atas nama seorang pensiunan dari Perm dan dibawa ke arah yang tidak diketahui. 🕵️♂️
3️⃣ DLNews: Hingga akhir tahun 2023, Uni Eropa (UE) mendaftarkan sekitar dua ribu penyedia layanan aset virtual (VASP). Namun, secara total, tidak kurang dari 11.597 perusahaan mata uang kripto baru muncul di Eropa, tetapi hanya 1.988 perusahaan yang memperoleh lisensi VASP. 🌐
4️⃣ Vedomosti: Layanan fintech Rusia CarMoney, yang menyediakan pinjaman yang dijamin dengan mobil, menerbitkan aset keuangan digital (DFA). Ini adalah implementasi pertama dari alat baru di segmen keuangan mikro. Menurut layanan pers perusahaan, beberapa investor dan perusahaan telah membeli semua aset digital sepenuhnya. 💳
5️⃣ Thor Hartvigsen: Token asli jaringan lapis kedua (L2) MetisDAO (METIS) melonjak lebih dari 50% saat ini. Sementara itu, total nilai terkunci (TVL) dalam protokol tersebut melampaui $695 juta. Komunitas mata uang kripto secara aktif mendiskusikan peluncuran program insentif senilai $360 juta. Hal ini secara signifikan mendorong minat investor terhadap token #metis , yang terus tumbuh seiring dengan seluruh ekosistem proyek.🚀
👉 Subscribe, like, comment! Pandangan Anda penting bagi kami.