Poin-Poin Utama
Berachain adalah blockchain Layer 1 yang dibangun dengan Proof of Liquidity (PoL), sebuah mekanisme konsensus yang mengaitkan keamanan jaringan dengan penyediaan likuiditas.
PoL memungkinkan pengguna untuk melakukan staking dan menyediakan likuiditas pada saat yang sama, memperoleh imbalan dari kedua aktivitas tersebut—bukan memilih salah satunya.
Jaringan ini dijalankan oleh tiga token: BERA (gas), BGT (tata kelola), dan HONEY (stablecoin). Masing-masing memiliki peran yang berbeda dalam ekosistem.
Berachain identik dengan EVM, artinya ia menjalankan lingkungan eksekusi yang sama seperti Ethereum dan mendukung seluruh rangkaian alat yang kompatibel dengan Ethereum.
Pendahuluan
Berachain adalah blockchain Layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum yang meluncurkan mainnet-nya pada 6 Februari 2025. Berachain mengambil pendekatan berbeda dalam konsensus: alih-alih bergantung pada model proof-of-stake standar, Berachain menggunakan Proof of Liquidity (PoL). Desain ini membuat penyediaan likuiditas menjadi bagian inti dari cara jaringan beroperasi, bukan aktivitas terpisah.
Blockchain tradisional memisahkan staking dari decentralized finance (DeFi). Staker mengunci aset untuk mengamankan jaringan; penyedia likuiditas menyetor aset ke protokol agar memungkinkan trading atau lending. Berachain mencoba menggabungkan dua fungsi ini. Pengguna dapat melakukan stake aset, mendapatkan imbalan, dan berkontribusi pada keamanan jaringan—semuanya melalui mekanisme yang sama.
Cara Kerja Berachain
Proof of Liquidity (PoL)
Proof of Liquidity adalah mekanisme konsensus Berachain. Ini menghubungkan validasi jaringan secara langsung dengan penyediaan likuiditas. Saat pengguna menyetor aset ke approved reward vault, mereka memperoleh BGT, yaitu token governance jaringan yang tidak dapat dipindahkan (non-transferable).
BGT dapat didelegasikan ke validator, sehingga memberi mereka kekuatan suara (voting power). Validator dengan delegasi BGT yang lebih besar memiliki pengaruh lebih besar atas liquidity pool mana yang menerima emisi BGT. Ini menciptakan siklus: validator terdorong untuk menarik delegator, dan pengguna terdorong untuk menyediakan likuiditas pada pool yang didukung oleh validator.
Pengguna juga dapat membakar (burn) BGT untuk menerima BERA, token gas jaringan. Ini membuat BGT tetap bernilai meskipun tidak dapat dipindahkan secara langsung. Prosesnya satu arah: BERA tidak dapat dikonversi kembali menjadi BGT.
Eksekusi EVM-identical
Layer eksekusi Berachain bersifat EVM-identical, yang merupakan klaim lebih kuat dibanding EVM-compatible. Rantai yang EVM-compatible sering menyimpang dari spesifikasi Ethereum dengan berbagai cara. EVM-identical berarti Berachain menjalankan lingkungan eksekusi yang sama, mendukung smart contract, tools, dan alur kerja pengembang yang sama tanpa modifikasi.
Karena Berachain menggunakan client eksekusi Ethereum, seperti Nethermind, Erigon, dan Geth, setiap pembaruan pada layer eksekusi Ethereum dapat diterapkan langsung ke Berachain. Pengembang yang familiar dengan Ethereum dapat menerapkan aplikasi di Berachain tanpa perlu menulis ulang kodenya.
Framework BeaconKit
Berachain menggunakan framework konsensus kustom bernama BeaconKit. Framework ini mengintegrasikan CometBFT, sistem konsensus toleransi kesalahan Bizantium (Byzantine fault-tolerant) yang menjaga jaringan tetap berjalan meski beberapa validator offline. CometBFT adalah mesin konsensus yang sama yang digunakan oleh ekosistem Cosmos.
BeaconKit terhubung ke layer eksekusi Ethereum melalui Engine API, yaitu antarmuka yang sama yang digunakan Ethereum secara internal untuk pemisahan konsensus-eksekusi (consensus-execution split) yang diperkenalkan setelah The Merge. Desain modular ini memungkinkan Berachain menambahkan komponen seperti rollups atau custom block builders tanpa mengubah protokol inti.
Tokenomics Berachain
Berachain menggunakan tiga token, masing-masing dengan fungsi yang berbeda:
BERA: token gas asli yang digunakan untuk membayar biaya transaksi. Validator dapat melakukan stake BERA untuk berpartisipasi dalam konsensus.
BGT: token governance yang tidak dapat dipindahkan (non-transferable), diperoleh dengan menyetor aset ke reward vault. BGT dapat didelegasikan ke validator atau dibakar (burn) sebagai imbalan BERA. Token ini tidak bisa dibeli atau dijual di pasar sekunder.
HONEY: Stablecoin asli Berachain yang dipatok ke nilai dolar AS. HONEY dapat dicetak dengan menyetor jaminan yang disetujui ke sebuah vault melalui HoneySwap DApp. Tingkat pencetakan ditetapkan oleh tata kelola (governance) BGT.
Model tiga token ini menjadi pusat dari rancangan Berachain. BERA menangani transaksi sehari-hari, BGT mengaitkan kekuatan tata kelola dengan aktivitas likuiditas, dan HONEY menyediakan media pertukaran yang stabil di dalam ekosistem.
Native DApps Berachain
Meski Berachain mendukung aplikasi apa pun yang kompatibel dengan EVM, ia juga hadir dengan beberapa native DApps yang dibangun di sekitar mekanisme PoL-nya:
BEX
BEX adalah decentralized exchange (DEX) asli Berachain. Pengguna dapat menukar token dan menyediakan likuiditas ke liquidity pool. Beberapa liquidity pool memenuhi syarat untuk imbalan BGT, yang diputuskan oleh tata kelola validator. Untuk menggunakan BEX, Anda perlu dompet yang kompatibel dan BERA yang cukup untuk menutup biaya transaksi.
BEND
BEND adalah platform lending dan borrowing yang menggunakan HONEY sebagai aset utama untuk meminjam. Pengguna dapat memberi pinjaman stablecoin dan memperoleh biaya, atau meminjam dengan menyetorkan aset kripto yang didukung sebagai jaminan. Pemberi pinjaman dan penyedia likuiditas juga dapat memperoleh imbalan BGT melalui platform ini.
Untuk meminjam di BEND, Anda perlu menyediakan aset jaminan. Platform ini melacak kesehatan akun berdasarkan nilai jaminan Anda dibandingkan dengan utang yang sedang Anda miliki (outstanding debt).
BERPS
BERPS adalah platform trading futures ber-leverage. Platform ini menggunakan HONEY sebagai jaminan dan memungkinkan posisi dengan leverage hingga 100x pada pasangan trading yang didukung. Penyedia likuiditas yang menyetor ke BERPS dapat memperoleh imbalan BGT. Diperlukan BERA standar untuk menutup biaya transaksi sebelum membuka posisi.
BERA di Binance
Binance mencantumkan BERA pada Februari 2025 setelah distribusi HODLer Airdrops melalui program HODLer Airdrops. Program ini memberi imbalan kepada pemegang BNB berdasarkan snapshot historis saldo Simple Earn mereka pada periode kelayakan yang ditentukan.
Sepuluh juta token BERA, yang mewakili 2% dari total pasokan genesis, dialokasikan untuk didistribusikan kepada pemegang BNB yang memenuhi syarat. Setelah airdrop, BERA dicantumkan di Binance dengan Seed Tag diterapkan.
FAQ
Apa itu Proof of Liquidity?
Proof of Liquidity (PoL) adalah mekanisme konsensus Berachain. Alih-alih validator hanya mengunci token untuk mendapatkan hak memvalidasi blok, PoL mengharuskan likuiditas disediakan secara aktif ke ekosistem. Pengguna menyetor aset ke reward vault dan menerima BGT sebagai balasannya, yang kemudian dapat didelegasikan ke validator untuk memengaruhi tata kelola dan emisi.
Apa itu BGT dan bagaimana cara mendapatkannya?
BGT adalah singkatan dari Berachain Governance Token. Token ini tidak dapat dipindahkan (non-transferable), artinya tidak bisa dibeli, dijual, atau dikirim ke dompet lain. Satu-satunya cara untuk mendapatkan BGT adalah dengan menyetor aset yang disetujui ke reward vault di Berachain. Setelah Anda memiliki BGT, Anda dapat mendelegasikannya ke validator untuk berpartisipasi dalam tata kelola, atau membakarnya (burn) untuk menerima BERA.
Apakah Berachain kompatibel dengan dompet dan tools Ethereum?
Ya. Karena Berachain identik dengan EVM, ia bekerja dengan semua dompet standar Ethereum, tools, dan kerangka kerja pengembang. Anda dapat menggunakan MetaMask dan dompet populer lainnya, serta pengembang dapat menerapkan smart contract Solidity tanpa modifikasi.
Untuk apa HONEY digunakan?
HONEY adalah stablecoin asli Berachain yang dipatok ke dolar AS. HONEY digunakan sebagai jaminan untuk trading di BERPS, sebagai aset peminjaman utama di BEND, dan sebagai media pertukaran umum di dalam ekosistem Berachain. HONEY dapat dicetak dengan menyetor jaminan yang disetujui melalui HoneySwap DApp.
Penutup
Berachain memperkenalkan pendekatan terhadap konsensus blockchain yang mengaitkan keamanan jaringan secara langsung dengan likuiditas. Mekanisme Proof of Liquidity-nya berupaya menyelaraskan kepentingan validator, penyedia likuiditas, dan peserta tata kelola melalui satu sistem. Model tiga token—BERA untuk gas, BGT untuk governance, dan HONEY untuk stabilitas—mencerminkan filosofi desain tersebut.
Apakah PoL terbukti tahan lama sebagai model konsensus akan bergantung pada seberapa baik ia mempertahankan likuiditas di berbagai kondisi pasar. Arsitektur Berachain yang EVM-identical memberinya akses ke seluruh perangkat ekosistem Ethereum, sehingga menurunkan hambatan bagi pengembang dan pengguna DeFi yang sudah ada yang ingin menjelajahi ekosistem.
Bacaan Lanjutan
Apa Itu Ethereum?
Apa Itu Smart Contracts?
Apa Itu Stablecoins?
Blockchain Layer 1 vs Solusi Scaling Layer 2
Disclaimer: Konten ini disajikan kepada Anda dengan dasar "apa adanya" untuk informasi umum dan/atau tujuan edukasi saja, tanpa representasi atau jaminan dalam bentuk apa pun. Konten ini tidak boleh ditafsirkan sebagai saran keuangan, hukum, atau saran profesional lainnya, dan juga tidak dimaksudkan untuk merekomendasikan pembelian produk atau layanan tertentu. Anda sebaiknya mencari saran Anda sendiri dari penasihat profesional yang sesuai. Jika konten disumbangkan oleh pihak ketiga, harap perhatikan bahwa pandangan yang diungkapkan adalah milik penyumbang pihak ketiga tersebut, dan tidak selalu mencerminkan pandangan Binance Academy. Harga aset digital dapat berfluktuasi. Nilai investasi Anda bisa naik atau turun, dan Anda mungkin tidak mendapatkan kembali jumlah yang Anda investasikan. Keputusan investasi Anda sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, dan Binance Academy tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang mungkin Anda alami. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Terms of Use, Risk Warning, dan Binance Academy Terms.
