Provinsi terbesar di Kanada, Ontario, menangguhkan kontrak senilai $100 juta dengan SpaceX milik Elon Musk

Keputusan ini diambil sebagai respons atas pajak yang dikenakan AS terhadap negara tetangganya

Perang tarif global yang dipromosikan oleh Presiden Amerika Donald Trump telah menimbulkan protes dan reaksi di beberapa negara. Ontario, provinsi terbesar di Kanada, telah mengumumkan akan mengakhiri kontrak senilai $100 juta dengan SpaceX milik anggota pemerintahan Trump, Elon Musk, untuk menyediakan internet berkecepatan tinggi ke daerah-daerah terpencil sebagai bagian dari tanggapan provinsi tersebut terhadap tarif AS. United, demikian yang diumumkan Perdana Menteri Doug Ford.

Ford, yang juga berkampanye sebagai pemimpin Partai Konservatif Progresif dalam pemilihan awal, membuat pengumuman tersebut pada Senin pagi (3) sebagai perdana menteri.#MarketPullback

“Kami akan membatalkan kontrak provinsi dengan Starlink,” tulis Ford dalam sebuah pernyataan. “Ontario tidak akan berbisnis dengan orang-orang yang bertekad menghancurkan perekonomian kita.”#BTC走势分析

Kesepakatan ini akan membawa sistem internet satelit Starlink milik SpaceX ke 15.000 fasilitas di pedesaan dan Ontario utara, demikian laporan Toronto Star.

Ford juga mengumumkan bahwa Ontario akan melarang semua perusahaan Amerika untuk menandatangani kontrak provinsi sampai tarif AS atas barang-barang Kanada dihapus.

“Setiap tahun, pemerintah Ontario dan badan-badannya menghabiskan $30 miliar untuk pengadaan,” tulisnya.

"Perusahaan-perusahaan yang berbasis di AS kini akan kehilangan puluhan miliar dolar dalam pendapatan baru. Mereka hanya bisa menyalahkan Presiden Trump."

Pemimpin Liberal Ontario Bonnie Crombie telah meminta selama berminggu-minggu agar Ford membatalkan kesepakatan Starlink dan mengatakan dia senang hal itu akhirnya terjadi.