Penurunan terbaru di pasar kripto dapat dikaitkan dengan beberapa faktor:

1. Kebijakan Moneter Federal Reserve: Sikap agresif Federal Reserve terhadap suku bunga dan indikasi pengurangan suku bunga yang lebih sedikit pada tahun 2025 telah mengurangi sentimen investor. Hal ini telah menyebabkan pengetatan kondisi likuiditas dan peningkatan volatilitas di pasar obligasi, menciptakan kondisi yang tidak menguntungkan bagi aset berisiko seperti cryptocurrency.

2. Faktor Makroekonomi: Dolar AS yang kuat dan meningkatnya imbal hasil obligasi juga telah memberikan tekanan jual pada cryptocurrency. Dolar yang kuat sering kali mencerminkan permintaan yang kuat dan kenaikan imbal hasil Treasury AS, menjadikan aset yang lebih berisiko seperti kripto kurang menarik bagi investor.

3. Likuidasi di Pasar Derivatif: Lonjakan likuidasi di seluruh pasar derivatif, yang dipicu oleh penurunan harga kripto, telah semakin memperkuat tekanan penurunan. Likuidasi mendadak dari posisi derivatif panjang, ditambah dengan kurangnya tekanan beli dari volume perdagangan, telah berdampak signifikan pada harga pasar kripto.
4. Spekulasi dan Prediksi Pasar: Spekulasi dan prediksi pasar, seperti yang berkaitan dengan potensi persetujuan ETF Bitcoin spot dan kinerja Grayscale Bitcoin Trust (GBTC), juga telah mempengaruhi sentimen investor dan berkontribusi terhadap volatilitas pasar.

Faktor-faktor ini telah bergabung untuk menciptakan lingkungan yang menantang bagi cryptocurrency, menyebabkan penurunan harga terbaru. Meskipun pasar dikenal karena volatilitasnya, faktor-faktor spesifik ini telah memainkan peran penting dalam penurunan saat ini.