Teknologi Blockchain bermanfaat di semua tahap rantai pasokan, termasuk logistik, manufaktur, dan pembuangan. Kemampuan ini membantu perusahaan meningkatkan produktivitas dan mengoptimalkan proses. Lalu, bagaimana fitur-fitur blockchain dapat mendukung upaya keberlanjutan?
Bagaimana Fitur Blockchain Dapat Mendukung Upaya Keberlanjutan?
Fitur Blockchain memberikan dampak yang sangat positif terhadap kemajuan bisnis berkelanjutan dalam hal pengurangan limbah. Hal ini juga dapat membantu dunia usaha membersihkan rantai pasokan kayu berwarna-warni dan menghilangkan produk palsu untuk meminimalkan dampak negatifnya.
Untuk mengetahui bagaimana fitur-fitur blockchain mendukung upaya keberlanjutan, Anda dapat melihat beberapa penjelasan di bawah ini:
1. Pengendalian Terdesentralisasi
Teknologi Blockchain dapat mengontrol desentralisasi serta mengambil keputusan. Tidak ada manusia yang dapat melakukan kontrol seperti suatu sistem. Keuntungan ini membuat transaksi bisnis menjadi lebih cepat dan efisien. Selain itu juga dapat mengurangi limbah dalam ekosistem bisnis yang berkelanjutan.
2. Meningkatkan Transparansi dan Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan
Apa selanjutnya yang dapat dilakukan fitur-fitur blockchain untuk mendukung upaya keberlanjutan? Teknologi Blockchain dapat melacak dan melaporkan pengurangan emisi. Penghitungan emisi gas rumah kaca bisa menjadi sangat efektif dengan bantuan teknologi ini.
Manfaat ini dapat mencegah penghitungan ganda yang mendistorsi angka yang dilaporkan. Kepatuhan terhadap praktik lingkungan dapat dilakukan dengan bantuan teknologi blockchain.
3. Membantu Mempromosikan Keuangan Ramah Lingkungan
Keberlanjutan teknologi blockchain dapat membantu dunia usaha dalam memungkinkan crowdfunding dan transaksi keuangan peer-to-peer untuk membantu inisiatif aksi iklim. Keuntungan ini akan membuat beberapa investor percaya dan ingin menyalurkan dananya.
4. Bantuan Program Daur Ulang
Teknologi Blockchain dapat membantu program mendorong daur ulang dan bagaimana menerapkan program daur ulang dalam organisasi. Penggunaan blockchain juga dapat memberikan insentif finansial melalui token kriptografi.
Sistem ini tidak hanya membantu melacak volume, biaya, dan pendapatan. Namun, penanganan dampak lingkungan akibat pencemaran individu atau bisnis juga dapat dilakukan.
Teknologi ini bekerja dengan bantuan mitra offset dan memiliki penghargaan global untuk memanfaatkan poin yang dikumpulkan melalui aplikasi. Semakin banyak orang yang mendaur ulang, semakin banyak pula insentif yang didapat pengguna.
5. Menekan Limbah Makanan
Teknologi Blockchain dapat memberantas pemborosan makanan jika terjadi kelaparan global, dapat melacak makanan langsung dari sumbernya untuk memastikan tidak ada lagi makanan yang terbuang di sepanjang perjalanan.
Cara pelacakannya adalah dengan menghubungkan data pencatat suhu dan peralatan pemantauan serta solusi inovatif untuk mengatasi setiap masalah di seluruh rantai pasokan.
6. Hindari Penipuan
Dengan menggunakan blockchain, Anda dapat menggunakan registri terdesentralisasi untuk melindungi hak pemilik properti dari penipuan. Teknologi ini dapat menjamin keakuratan perpindahan kepemilikan setelah penjualan.
Selain itu, pengguna individu dapat lebih mudah mengakses fasilitas perbankan melalui pendaftaran tanah blockchain. Fasilitas ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi masyarakat miskin untuk menunjukkan eksistensinya. Teknologi tersebut telah diterapkan di berbagai negara, antara lain Brazil, Bermuda, Ghana, dan Georgia.
7. Mempromosikan Kesetaraan Gender
Inovasi Blockchain perlu menghadirkan kegembiraan tentang manfaat finansial dari teknologi tersebut. Banyak ahli menerapkan teknologi blockchain untuk mempromosikan kesetaraan gender di semua aspek kehidupan.
Dengan menggunakan teknologi blockchain, perempuan juga lebih mudah mengakses keuangan dan meningkatkan pengelolaan keuangan.
8. Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi
Teknologi Blockchain dapat digunakan untuk mengelola transaksi antar negara dan merupakan cara untuk mengatasi kepercayaan, multilateralisme, dan inklusi.
Pencapaian ini hanya dapat terjadi jika pemerintah, organisasi non-pemerintah, masyarakat sipil, dan akademisi menemukan cara untuk memanfaatkan teknologi blockchain untuk mendorong pertumbuhan inklusif.
Kata Terakhir
Pernyataan di atas menjawab bagaimana fitur-fitur blockchain dapat mendukung upaya keberlanjutan. Yang jelas, teknologi blockchain adalah sistem pencatatan informasi dengan cara diretas untuk mendapatkan kemudahan akses.
Foto oleh Shubham Dhage di Unsplash


