Binance Jepang bersiap untuk ekspansi substansial dalam penawaran tokennya, mengumumkan daftar 13 token baru di platformnya dalam waktu dekat. Dengan langkah ini, bursa tersebut bertujuan untuk memperkuat posisinya sebagai pemain utama di pasar mata uang kripto Jepang, dengan jumlah token terdaftar tertinggi di negara tersebut.
Daftar token yang baru diumumkan mencakup beragam mata uang kripto, mulai dari nama terkenal seperti EOS dan Decentraland hingga pemain baru seperti Hedera Hashgraph dan Near Protocol. Penambahan ini dijadwalkan untuk diluncurkan pada tanggal 27 November, semakin mendiversifikasi portofolio Binance Jepang, yang sudah memiliki 34 token yang mengesankan.
13 token baru tersebut adalah Hedera Hashgraph (HBAR), Near Protocol (NEAR), Optimism (OP), Immutable X (IMX), Arbitrum (ARB), The Graph (GRT), Render Token (RNDR), Decentraland (MANA), EOS (EOS), GALA (GALA), ApeCoin (APE), Klaytn (KLAY) dan Lisk (LSK), kata Binance Jepang pada hari Rabu. Daftar ini dijadwalkan pada 27 November.

Sorotan utama yang ditekankan oleh Binance Jepang adalah bahwa ke-13 token tersebut sudah terdaftar di bursa terdaftar lainnya di Jepang. Selain itu, mereka termasuk dalam kategori token yang memenuhi syarat untuk proses penilaian yang disederhanakan oleh Asosiasi Pertukaran Aset Virtual dan Kripto Jepang, sehingga menyederhanakan integrasi mereka ke platform Binance Jepang.
Takeshi Chino, manajer umum Binance Jepang, menyatakan antusiasmenya terhadap ekspansi tersebut, dengan menyatakan, “Ini adalah langkah besar menuju ambisi kami untuk menawarkan 100 token di Jepang. Kami akan terus berupaya untuk memperkaya penawaran layanan kami di Jepang dengan memanfaatkan keahlian global kami dan ekosistem blockchain terkemuka kami.”
Dorongan strategis untuk penawaran yang lebih luas terjadi setelah akuisisi Sakura Exchange BitCoin oleh Binance pada November 2022, yang berpuncak pada peluncuran Binance Jepang pada bulan Agustus. Masuknya kembali ke pasar Jepang ini merupakan langkah signifikan bagi Binance, terutama setelah peraturan Jepang yang diperketat seputar pertukaran mata uang kripto.
Ekspansi bursa yang tegas ini sejalan dengan visinya yang lebih luas untuk memenuhi kebutuhan komunitas kripto Jepang yang terus berkembang. Memanfaatkan pengalaman global dan ekosistem blockchain yang luas, Binance Jepang bertujuan untuk menjadikan dirinya sebagai yang terdepan dalam lanskap kripto negara tersebut.
Namun, langkah ini juga menggarisbawahi semakin ketatnya persaingan di antara bursa mata uang kripto yang bersaing untuk mendapatkan dominasi di Jepang. Meskipun strategi pencatatan agresif Binance Jepang mungkin memberikan keunggulan, bursa lain kemungkinan akan merespons dengan cara yang sama, sehingga mengintensifkan pertarungan untuk pangsa pasar dan adopsi pengguna.
Sumber: https://azcoinnews.com/binance-japan-to-list-13-additional-tokens.html


