WORLDCOIN SEGERA KEMBALI KE BISNIS DI KENYA SEBAGAI CO-FOUNDER EYES FASA GROUTH BERIKUTNYA.
KATEGORI Berita Biometrik | Tanda Penduduk Sipil / Nasional | ID untuk Semua#worldnews
Halo Binance Square! Worldcoin segera kembali berbisnis di Kenya karena salah satu pendirinya mengincar fase pertumbuhan berikutnya
Worldcoin, perusahaan cryptocurrency dan ID digital multinasional, akan melanjutkan operasinya di Kenya tahun depan setelah dilaporkan berhasil melakukan negosiasi dengan pemerintah negara Afrika Timur tersebut.
Berdasarkan laporan Citizen Digital, perusahaan tersebut, yang aktivitasnya dilarang di negara tersebut pada bulan Agustus karena masalah privasi data, kini telah setuju untuk memenuhi persyaratan peraturan tertentu.
Aktivitas Worldcoin dihentikan ketika pihak berwenang Kenya menyadari meningkatnya minat terhadap proyek yang memverifikasi kemanusiaan dan keunikan pengguna menggunakan biometrik iris mata mereka. Semua yang mendaftar di platform ini diberikan ID digital yang disebut ID Dunia.
Para pejabat mengkhawatirkan keamanan data biometrik yang dikumpulkan dari ratusan ribu warga Kenya dengan imbalan token kripto setelah setiap proses verifikasi. Sekitar 635.000 warga Kenya dikatakan telah mengunduh aplikasi tersebut pada bulan September.
Sekretaris Kabinet Dalam Negeri Kiture Kindiki termasuk di antara pihak berwenang di Kenya yang menyatakan keberatan keras terhadap proyek World ID, yang juga mendapat kritik di negara lain terkait masalah privasi data, misalnya di Argentina. Anggota parlemen Kenya juga mengecam tindakan tersebut dengan mengatakan hal itu merupakan ancaman terhadap kenegaraan negaranya.
Kini, perusahaan tersebut, yang didirikan bersama oleh Sam Altman dari OpenAI dan Alex Blania dari Tools for Humanity, dikatakan siap untuk kembali ke bisnis penuh di Kenya dalam beberapa bulan pertama tahun 2024, menurut sumber yang tidak disebutkan namanya yang dikutip oleh Citizen Digital.
#worldrise
#worldcoinnews
KATEGORI Berita Biometrik | Tanda Penduduk Sipil / Nasional | ID untuk Semua#worldnews
Halo Binance Square! Worldcoin segera kembali berbisnis di Kenya karena salah satu pendirinya mengincar fase pertumbuhan berikutnya
Worldcoin, perusahaan cryptocurrency dan ID digital multinasional, akan melanjutkan operasinya di Kenya tahun depan setelah dilaporkan berhasil melakukan negosiasi dengan pemerintah negara Afrika Timur tersebut.
Berdasarkan laporan Citizen Digital, perusahaan tersebut, yang aktivitasnya dilarang di negara tersebut pada bulan Agustus karena masalah privasi data, kini telah setuju untuk memenuhi persyaratan peraturan tertentu.
Aktivitas Worldcoin dihentikan ketika pihak berwenang Kenya menyadari meningkatnya minat terhadap proyek yang memverifikasi kemanusiaan dan keunikan pengguna menggunakan biometrik iris mata mereka. Semua yang mendaftar di platform ini diberikan ID digital yang disebut ID Dunia.
Para pejabat mengkhawatirkan keamanan data biometrik yang dikumpulkan dari ratusan ribu warga Kenya dengan imbalan token kripto setelah setiap proses verifikasi. Sekitar 635.000 warga Kenya dikatakan telah mengunduh aplikasi tersebut pada bulan September.
Sekretaris Kabinet Dalam Negeri Kiture Kindiki termasuk di antara pihak berwenang di Kenya yang menyatakan keberatan keras terhadap proyek World ID, yang juga mendapat kritik di negara lain terkait masalah privasi data, misalnya di Argentina. Anggota parlemen Kenya juga mengecam tindakan tersebut dengan mengatakan hal itu merupakan ancaman terhadap kenegaraan negaranya.
Kini, perusahaan tersebut, yang didirikan bersama oleh Sam Altman dari OpenAI dan Alex Blania dari Tools for Humanity, dikatakan siap untuk kembali ke bisnis penuh di Kenya dalam beberapa bulan pertama tahun 2024, menurut sumber yang tidak disebutkan namanya yang dikutip oleh Citizen Digital.
#worldrise
#worldcoinnews