Sberbank, salah satu lembaga keuangan terbesar di Rusia, telah melakukan terobosan di bidang teknologi digital dengan menerapkan transaksi pertama di negara tersebut menggunakan kontrak pintar. Perkembangan ini menyoroti semakin besarnya dampak teknologi blockchain di industri jasa keuangan dan menyoroti potensi inovasi lebih lanjut di bidang ini. Blockchain mana yang digunakan, $TON, $ETH atau $SOL tidak diketahui.

Cara kerja kontrak pintar
Kontrak pintar, yang didasarkan pada program komputer, mengotomatiskan pelaksanaan kewajiban kontrak antara dua pihak atau lebih. Hal ini menjamin otonomi dan keamanan dalam bertransaksi, karena syarat-syarat kontrak terpenuhi secara otomatis jika syarat-syarat tertentu terpenuhi. Dalam hal ini, klien bank memulai transaksi menggunakan transaksi dari dompet elektroniknya di platform blockchain Bank Tabungan.
German Gref, kepala Bank Tabungan, menekankan pentingnya teknologi blockchain untuk masa depan sektor perbankan. Dia memperkirakan pertumbuhan pesat teknologi ini selama sepuluh tahun ke depan, dengan alasan bahwa tokenisasi dan digitalisasi sumber daya pada teknologi blockchain dapat menyumbang hingga 10% dari PDB global pada tahun 2030. Prediksi ini menunjukkan adanya potensi besar bagi transformasi digital di bidang keuangan.
Otonomi dan keamanan
Selain itu, Sberbank secara aktif mengembangkan solusi blockchainnya sendiri. Salah satu solusinya adalah platform ComUnity DeFi, yang terbuka untuk pengembang dan memungkinkan Anda membuat infrastruktur untuk menerbitkan dan mengedarkan aset digital. Platform ini terintegrasi dengan layanan bank, yang memungkinkan untuk menghubungkan transaksi di platform dengan pembayaran dalam rubel, memberikan kemudahan dan efisiensi dalam pemrosesan transaksi keuangan.
Langkah Bank Tabungan ini menggarisbawahi komitmen bank tersebut terhadap inovasi dan perannya dalam pengembangan ekonomi digital Rusia. Pengenalan kontrak pintar dan teknologi blockchain ke dalam operasional perbankan membuka peluang baru untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan keamanan layanan keuangan. Akibatnya, kemungkinan besar di Rusia mereka akan menyajikan analog mereka #RUB pada teknologi blockchain (rubel digital).

