Tomarket akhirnya telah mengumumkan airdrop yang sangat dinantikan, tetapi tampaknya itu tidak memenuhi harapan pengguna. Pengguna setia yang telah berkontribusi dengan giat di platform, mengharapkan imbalan yang berarti, merasa kecewa dengan hasilnya. Bulan-bulan usaha yang konsisten tampaknya tidak menghasilkan imbalan yang berarti, dengan perkiraan menunjukkan bahwa nilai airdrop setara dengan hanya $2–$3 per pengguna.
Pasokan token yang masif mencapai satu triliun tampaknya menjadi faktor utama yang menyebabkan devaluasi ini. Indikasi awal menunjukkan bahwa harga token bisa saja diluncurkan dengan banyak angka nol di belakang, menjadikannya hampir tidak berharga dalam keadaan saat ini.
Pengumuman ini telah memicu frustrasi di kalangan komunitas, dengan banyak yang mengkritik airdrop sebagai "debuh." Airdrop umumnya dianggap sebagai kesempatan untuk memberi imbalan kepada pengguna secara gratis, membangun hubungan baik dan keterlibatan. Namun, struktur inisiatif ini telah membuat beberapa orang mempertanyakan niatnya.
Para kritikus berpendapat bahwa airdrop seharusnya menguntungkan pengguna tanpa memerlukan investasi tambahan yang signifikan. Alih-alih menciptakan peluang untuk membeli "bintang" yang mahal atau membayar jumlah besar untuk mendapatkan imbalan minimal, airdrop seharusnya memberdayakan komunitas dan mendorong loyalitas jangka panjang.
Meskipun inisiatif Tomarket mungkin memiliki niat baik, pelaksanaannya masih jauh dari harapan. Pengguna kini meminta evaluasi ulang terhadap tokenomics dan strategi imbalan untuk memastikan bahwa proyek-proyek mendatang memberikan nilai yang nyata bagi komunitas.