Aptos Foundation, entitas blockchain global terkemuka, telah mengumumkan pembukaan kantor barunya di Abu Dhabi Global Market (ADGM), memperkuat status UEA sebagai pusat inovasi blockchain dan Web3.

Langkah strategis ini bertujuan untuk mendorong kemitraan regional, mempercepat adopsi blockchain, dan memperluas ekosistem Aptos.

ADGM: Magnet untuk Pemimpin Blockchain

UEA telah muncul sebagai pemimpin global dalam adopsi blockchain dan Web3, menciptakan lingkungan yang mendukung inovasi. Kantor Aptos Foundation di Abu Dhabi akan bertindak sebagai pusat regional untuk berkolaborasi dengan pengembang, institusi, dan investor. Ekspansi ini menekankan komitmen yayasan untuk mempercepat integrasi blockchain di seluruh dunia.

Bashar Lazaar, Kepala Hibah dan Ekosistem di Aptos Foundation, menekankan sikap progresif wilayah ini terhadap Web3.

"UEA sangat fokus pada Web3, menjadikan Abu Dhabi sebagai pemimpin jelas dalam blockchain di seluruh dunia. Pembukaan ini memberikan kesempatan unik bagi tim kami untuk belajar dari dan terhubung langsung dengan pembangun, institusi, dan investor terdepan yang mendorong batas setiap hari," kata Lazaar.

Arvind Ramamurthy, Chief Market Development Officer di ADGM, menyambut masuknya Aptos Foundation.

"Keputusan mereka untuk mendirikan kantor luar negeri pertama mereka di sini menunjukkan kepemimpinan UEA dalam mendorong inovasi dan memajukan teknologi blockchain. Kami menantikan kontribusi yang akan mereka buat untuk komunitas kami yang dinamis dan wilayah yang lebih luas," kata Ramamurthy.

ADGM telah mendapatkan pengakuan karena kerangka regulasi yang ramah blockchain, menarik pemain utama di industri. Bersama dengan Aptos, ADGM telah menarik banyak pemimpin blockchain.

Misalnya, TON Foundation baru-baru ini terdaftar di bawah kerangka Distributed Ledger Technology (DLT) Foundations ADGM, menargetkan wilayah MENA dan APAC. Selain itu, Steve Yun, Presiden TON Foundation, menggambarkan tonggak ini sebagai penting untuk kolaborasi dengan pemangku kepentingan regional dan membangun kepercayaan blockchain.

Demikian pula, Chainlink Labs mendirikan operasi di ADGM, memposisikan diri untuk memenuhi permintaan yang meningkat akan solusi keuangan terdesentralisasi di Timur Tengah. Polygon Labs juga bergabung dengan ekosistem ADGM, fokus pada transparansi dan standar pengungkapan internasional.

Kepemimpinan UEA dalam mendorong teknologi blockchain berasal dari kebijakan pemerintah yang berpikiran maju dan infrastruktur keuangan yang kuat. Kejelasan regulasi ADGM dan penekanan pada inovasi juga menarik entitas seperti Tether, yang stablecoin-nya, USDT, kini berfungsi sebagai aset virtual yang diterima dalam ekosistem keuangan.

Karena pendekatan ramah kripto, UEA memiliki tingkat adopsi yang signifikan. Menurut Statista, per Juli 2024, ada 39,13% penetrasi kripto di UEA.

Crypto Users Penetration RateTingkat Penetrasi Kripto di UEA. Sumber: Statista

Dengan blockchain menjadi pusat keuangan modern, ekspansi Aptos Foundation ke Abu Dhabi memperkuat posisi kota ini sebagai pemimpin dalam ekosistem blockchain global. Langkah ini sejalan dengan visi UEA untuk mendorong inovasi dan mentransformasi ekosistem aset digital.