Blockchain Proof-of-Stake (PoS) telah menjadi pusat perhatian di dunia mata uang kripto yang terus berkembang, dengan Ethereum, Polygon, Cardano, Avalanche, Solana, dan Polkadot muncul sebagai yang terdepan dalam lanskap ini. Ketika para investor dan peminat berusaha untuk menavigasi melalui banyaknya pilihan ini, Siam Blockchain menyajikan perbandingan komprehensif dari enam blockchain PoS populer ini, menyoroti faktor-faktor utama seperti tingkat inflasi, tingkat pengembalian taruhan nyata, Total Value Locked (TVL) di DeFi, basis pengguna aktif, dan pasokan stablecoin.

Tingkat Inflasi: Mengungkap Dinamikanya

Tingkat inflasi, sebuah metrik penting, menunjukkan tingkat peningkatan total pasokan token dalam sistem blockchain. Tingkat inflasi yang lebih tinggi mungkin menyiratkan potensi depresiasi nilai koin di masa depan.

Ethereum, menunjukkan pandangan ke depan yang strategis, menunjukkan tingkat inflasi negatif, menggarisbawahi komitmennya untuk mengurangi penerbitan token baru. Sebaliknya, Polkadot muncul dengan tingkat inflasi tertinggi di antara blockchain yang dipertimbangkan. Investor memperhatikan: inflasi yang tinggi mungkin menimbulkan tantangan terhadap nilai jangka panjang.

  • Ethereum: -0,23%

  • Poligon: 2,01%

  • Cardano: 2,58%

  • Longsoran salju: 6,37%

  • Solana: 7,31%

  • Polkadot: 7.47%

Tingkat Pengembalian Staking Nyata: Mengungkap Potensi Keuntungan

Tingkat pengembalian staking nyata mengukur pengembalian yang diperoleh pengguna dengan staking koin untuk memvalidasi transaksi. Polkadot menonjol dengan angka 14,09% yang mengesankan, berpotensi berdampak pada dinamika inflasi di kemudian hari.

  • Ethereum: 3,47%

  • Poligon: 2,38%

  • Cardano: 0,37%

  • Longsoran salju: 2,2%

  • Solana: -0,19%

  • Polkadot: 14.09%

Total Nilai Terkunci (TVL) di DeFi: Menilai Kehadiran Pasar

TVL di DeFi mencerminkan nilai aset digital yang dikunci pada platform DeFi. Ethereum memimpin, diikuti oleh Polygon, Avalanche, dan Solana. Cardano dan Polkadot, bagaimanapun, tampaknya sedang mengejar ketertinggalan.

  • Ethereum: $26,032 miliar ($29,682 miliar, termasuk ETH L2)

  • Poligon: $883 juta

  • Cardano: $258 juta

  • Longsoran salju: $593 juta

  • Solana: $543 juta

  • Polkadot: $150 M

Pengguna Aktif: Elemen Manusia

Pengguna aktif menandakan jumlah pengguna yang secara teratur terlibat dengan jaringan blockchain. Ethereum memimpin, diikuti oleh Polygon, Solana, Avalanche, dan Cardano.

  • Ethereum: 335 K (650 K, termasuk ETH L2)

  • Poligon: 368 K

  • Cardano: 37 K

  • Longsoran: 39 K

  • Tenaga Surya: 170K

  • Polkadot: 10 K

Pasokan Stablecoin: Mengevaluasi Stabilitas

Pasokan Stablecoin menyoroti jumlah stablecoin dalam jaringan blockchain. Ethereum juga memimpin dalam kategori ini.

  • Ethereum: 65.168 B (68 B, termasuk ETH L2)

  • Poligon: 1.169B

  • Cardano: 17,64M

  • Longsoran: 1,072 B

  • Solana: 4.508B

  • Polkadot: Unknown

Kesimpulan

Dalam analisis di atas, Ethereum muncul sebagai pembangkit tenaga listrik, unggul dalam tingkat inflasi, hasil taruhan nyata, dan jumlah pengguna aktif. Polygon bertahan, menunjukkan kekuatan TVL di DeFi dan pengguna aktif.

Di sisi lain, Cardano, Avalanche, dan Polkadot mungkin perlu mengatasi inflasi, tingkat staking, dan TVL di DeFi agar dapat bersaing secara efektif. Solana, meski menghadapi tantangan dalam tokennomics, terbukti tangguh dengan basis pengguna aktif yang patut dicatat.

Sumber: https://azcoinnews.com/proof-of-stake-blockchains-identifying-the-most-promising-investment-opportunities.html