Perhatikan beberapa kasus.
Anda mungkin sudah memperhatikan, saya memprioritaskan indikator karena bersifat matematis. Dan dengan cara yang sama, saya mencoba mengikuti prinsip matematika yang diterapkan dalam perekonomian.
Sedikit diketahui, rata-rata pergerakan autoregresif, yang, singkatnya, proses stokastik stasioner dalam dua polinomial, satu untuk autoregresi dan yang lainnya untuk rata-rata bergerak.
Mata uang yang belum mengalami koreksi cenderung mengalami kemunduran rata-rata pergerakannya.
Bagaimana cara mencari korelasinya?
Menghitung matriks dan determinan antar aset.
Contoh: matriks antara fluktuasi aset jaringan (a) X aset yang berasal dari jaringan yang sama (b).
Penentu: total pasar 1 2 3
Ini adalah subjek yang lebih maju dan kompleks, yang akan saya coba jelaskan lebih jelas nanti, dengan contoh-contoh praktis.
Rumus dengan 3 matriks (3x3) kurang lebih seperti ini:
SEBUAH = [[Sebuah, b, c],
[d, e, f],
[g, h, saya]]
det(A) = a * (e * i - f * h) - b * (d * i - f * g) + c * (d * h - e * g)
determinan terlihat seperti ini:
Cij = (-1)^(i+j) * det(Aij)
det(A) = Σ (aij * Cij)
Tentu saja, Anda tidak harus menghitungnya secara manual setiap saat, namun penting untuk memahami logika di baliknya. Saat saya menulis artikel ini, saya akan memberikan contoh konkrit dan terapan.
Anda mungkin sudah memperhatikan, saya memprioritaskan indikator karena bersifat matematis. Dan dengan cara yang sama, saya mencoba mengikuti prinsip matematika yang diterapkan dalam perekonomian.
Sedikit diketahui, rata-rata pergerakan autoregresif, yang, singkatnya, proses stokastik stasioner dalam dua polinomial, satu untuk autoregresi dan yang lainnya untuk rata-rata bergerak.
Mata uang yang belum mengalami koreksi cenderung mengalami kemunduran rata-rata pergerakannya.
Bagaimana cara mencari korelasinya?
Menghitung matriks dan determinan antar aset.
Contoh: matriks antara fluktuasi aset jaringan (a) X aset yang berasal dari jaringan yang sama (b).
Penentu: total pasar 1 2 3
Ini adalah subjek yang lebih maju dan kompleks, yang akan saya coba jelaskan lebih jelas nanti, dengan contoh-contoh praktis.
Rumus dengan 3 matriks (3x3) kurang lebih seperti ini:
SEBUAH = [[Sebuah, b, c],
[d, e, f],
[g, h, saya]]
det(A) = a * (e * i - f * h) - b * (d * i - f * g) + c * (d * h - e * g)
determinan terlihat seperti ini:
Cij = (-1)^(i+j) * det(Aij)
det(A) = Σ (aij * Cij)
Tentu saja, Anda tidak harus menghitungnya secara manual setiap saat, namun penting untuk memahami logika di baliknya. Saat saya menulis artikel ini, saya akan memberikan contoh konkrit dan terapan.