Di pasar mata uang kripto, "whales" merujuk pada individu atau entitas yang memegang mata uang kripto tertentu dalam jumlah besar. Whales ini berpotensi memengaruhi harga pasar secara signifikan karena besarnya kepemilikan mereka. Berikut ini cara para whales dapat memanipulasi pasar mata uang kripto:

1. Skema Pompa dan Pembuangan

  • Pump: Seorang whale dapat mengakumulasi sejumlah besar mata uang kripto tertentu dari waktu ke waktu, seringkali secara diam-diam. Begitu mereka memegang posisi yang signifikan, mereka dapat mulai membeli secara lebih agresif atau membuat pengumuman publik atau posting media sosial untuk menciptakan sensasi seputar koin tersebut. Hal ini meningkatkan permintaan dan mendorong harga naik.

  • Dump: Setelah harga naik ke tingkat yang diinginkan, ikan paus akan menjual sebagian besar kepemilikan mereka, menyebabkan harga turun drastis. Ini meninggalkan investor kecil yang membeli selama "pump" dalam kerugian.

2. Manipulasi Pasar Melalui Pesanan Besar

  • Spoofing: Seekor ikan paus mungkin menempatkan pesanan besar untuk membeli atau menjual cryptocurrency pada harga tertentu (biasanya jauh dari harga pasar saat ini) tanpa niat untuk menyelesaikan perdagangan. Ini menciptakan kesan palsu tentang permintaan atau pasokan, menipu trader lain untuk berpikir bahwa pasar bergerak ke arah tertentu. Setelah orang lain bereaksi dan mendorong harga ke arah itu, ikan paus membatalkan pesanan mereka dan membeli atau menjual pada harga baru.

  • Dinding Paus: Ini adalah teknik di mana ikan paus menempatkan pesanan beli atau jual besar pada tingkat harga tertentu (disebut "dinding"). Trader lain melihat ini dan percaya bahwa harga tidak mungkin bergerak melewati titik ini, baik menyebabkan mereka untuk membeli atau menjual sebagai antisipasi. Setelah harga mencapai target ikan paus, mereka dapat dengan cepat menjual (atau membeli) kepemilikan mereka, menyebabkan pasar bergerak sesuai keinginan mereka.

3. Front-Running

  • Ikan paus dapat mengeksploitasi posisi mereka dengan memantau pasar dengan cermat dan menempatkan perdagangan tepat sebelum orang lain, memperkirakan pergerakan harga. Dengan bertindak lebih dulu, mereka dapat mendapatkan keuntungan dari fluktuasi harga yang terjadi saat trader lain mengikuti jejak mereka.

4. Manipulasi Paus melalui Leverage dan Likuidasi

  • Ikan paus dapat menggunakan jumlah leverage yang besar untuk mengendalikan pasar. Misalnya, mereka dapat membuka posisi terleverage besar yang menyebabkan trader kecil melikuidasi posisi mereka ketika pasar bergerak melawan mereka. Ini dapat menciptakan pergerakan harga yang terpaksa yang menguntungkan ikan paus, karena mereka dapat mendapatkan keuntungan dari baik leverage maupun likuidasi yang beruntun.

5. Menciptakan FUD (Ketakutan, Ketidakpastian, dan Keraguan)

  • Beberapa ikan paus mungkin sengaja menyebarkan berita atau rumor negatif (FUD) tentang cryptocurrency tertentu untuk menciptakan kepanikan di antara investor ritel. Ketika orang lain mulai menjual kepemilikan mereka karena ketakutan, ikan paus dapat membeli kembali pada harga yang lebih rendah, memanfaatkan kepanikan tersebut.

6. Bot Paus dan Perdagangan Algoritmik

  • Dalam beberapa kasus, ikan paus menggunakan bot otomatis dan algoritma perdagangan yang dapat menempatkan perdagangan frekuensi tinggi atau pesanan volume besar untuk mempengaruhi pasar. Bot ini dapat bereaksi lebih cepat daripada trader manusia, memungkinkan ikan paus untuk memanipulasi pergerakan harga dengan terus-menerus menyesuaikan posisi mereka.

7. Mengendalikan Likuiditas

  • Ikan paus juga mungkin mengendalikan sebagian besar likuiditas di bursa cryptocurrency, terutama di bursa yang lebih kecil atau kurang likuid. Dengan menarik likuiditas mereka atau melakukan perdagangan besar, mereka dapat menyebabkan volatilitas dan ayunan harga, yang dapat dieksploitasi untuk keuntungan.

Contoh: Lonjakan Harga XRP pada 2017

Pada akhir 2017, $XRP mengalami peningkatan harga yang dramatis, naik dari di bawah $0,30 menjadi lebih dari $3 hanya dalam beberapa minggu. Selama waktu ini, ada laporan tentang pesanan beli besar yang ditempatkan oleh entitas dengan kepemilikan signifikan di XRP, yang menyebabkan lonjakan harga.

Ikan paus memanipulasi pasar cryptocurrency melalui posisi besar mereka dan dengan menggunakan strategi seperti pump-and-dump, spoofing, front-running, dan menyebarkan FUD. Kemampuan mereka untuk menciptakan pergerakan harga mendadak dapat menghasilkan keuntungan substansial bagi mereka, tetapi juga menciptakan volatilitas dan risiko bagi investor ritel yang lebih kecil.