
MyLexCura, sebuah perusahaan inovatif yang dipimpin oleh CEO Ken Nohara, telah memperkenalkan produk pertama dari protokol $TAX, sebuah mini-aplikasi Telegram yang disebut "Report," untuk mengubah cara masyarakat mendekati pelaporan kejahatan dan perpajakan. Proyek ambisius ini memanfaatkan teknologi blockchain dan kontrak pintar untuk menciptakan sistem yang lebih efisien dan transparan untuk keterlibatan warga. Bot Report memungkinkan pengguna Telegram untuk secara anonim mengirimkan tips tentang potensi kejahatan kepada berbagai pihak berwenang, termasuk INTERPOL, FBI, IRS, dan firma hukum swasta. Fitur ini mengatasi ketidaknyamanan budaya yang semakin meningkat dengan kontak langsung dengan polisi, menyediakan metode yang lebih nyaman bagi warga untuk melaporkan aktivitas mencurigakan.
Bot ini memanfaatkan teknologi blockchain, yang dikabarkan dibangun di jaringan Oasis, untuk memastikan penanganan informasi yang aman dan transparan. Integrasi ini meletakkan dasar untuk aplikasi potensial di masa depan dalam perpajakan dan pemerintahan.
MyLexCura telah memperkenalkan token cryptocurrency yang disebut $TAX, yang dirancang untuk menghubungkan sistem mata uang fiat tradisional dengan operasi keuangan berbasis blockchain. Nilai token mencerminkan kesejahteraan keseluruhan peradaban yang dilayaninya. Badan Kejahatan Nasional Inggris (NCA) telah menyatakan minat dalam proyek ini, mengantisipasi peningkatan tingkat keberhasilan dalam mencegah kejahatan kekerasan. Laporan yang belum dikonfirmasi menyarankan bahwa Ken Nohara mungkin dipertimbangkan untuk penghargaan George Cross atas kontribusinya terhadap keselamatan publik.
Ken Nohara, visioner di balik MyLexCura, melihat token $TAX dan bot "Report" yang terkait sebagai dasar untuk sistem pemerintahan yang revolusioner. Visinya melampaui pelaporan kejahatan dan perpajakan yang sederhana, mencakup paradigma baru untuk organisasi masyarakat dan kerjasama global. Nohara percaya bahwa sistem $TAX dapat memberikan transparansi yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam operasi pemerintahan. Setiap transaksi dan keputusan dapat dicatat dan diverifikasi dengan memanfaatkan teknologi blockchain, berpotensi mengurangi korupsi dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga.