Ben Armstrong, Si BitBoy Asli, Menuntut Mantan Perusahaannya, Hit Network LAGI! Poin-poin Penting:

  • BitBoy Asli Ben Armstrong menggugat mantan perusahaannya Hit Network lagi

  • Influencer kripto yang populer namun kontroversial itu dikeluarkan dari perusahaannya pada bulan Agustus.

  • Dia telah mengajukan gugatan terhadap mantan rekannya pada bulan September.

Baca CoinChapter.com di Google News

YEREVAN (CoinChapter.com) — Ben Armstrong, yang dikenal di kalangan kripto sebagai BitBoy, menggugat mantan koleganya LAGI. Perseteruannya dengan Hit Network, perusahaan yang ia dirikan, telah menjadi tontonan publik. Hampir setiap hari ia mengunggah tentang mereka di media sosial.

Dalam unggahan terbarunya, Armstrong mengklaim bahwa ia "baru saja" mengajukan gugatan baru kepada mereka. Apakah ia berbicara berdasarkan pengetahuan langsung atau berspekulasi tentang reaksi mereka tidak diketahui. Namun, ia tampak yakin bahwa gugatannya telah membuat Timothy "TJ" Shedd Jr dan Justin Williams marah.

White TJ adalah CEO Hit Network, dan Williams adalah pendiri Voomio, pasar Nonfungible Token (NFT) yang menggabungkan banyak rantai. Ia juga merupakan anggota pendiri perusahaan yang memiliki merek BitBoy Crypto.

Ben Armstrong, yang membuat BitBoy Crypto terkenal, menggugat perusahaan yang didirikannya pada tahun 2018.

Armstrong, yang mengandalkan penggemar dan komunitasnya agar tetap relevan, memanfaatkan pertengkaran dengan teman-temannya untuk menjaga agar pusat perhatian tertuju pada dirinya sendiri.

Ben Armstrong terus menggugat Hit Network

Rincian gugatan terbaru Ben Armstrong masih belum diketahui. Namun, berdasarkan berkas-berkas gugatannya sebelumnya, kita dapat menebak apa isinya.

Pada bulan September, ia mengajukan gugatan di Georgia terhadap CEO Hit Network Timothy “TJ” Shedd Jr. dan ayahnya, Timothy Shedd Sr.

Armstrong menuduh ayah dan anak itu secara keliru mengeluarkannya dari perusahaan media yang didirikannya pada tahun 2018. Pada akhir Agustus, ia dikeluarkan dari BitBoy Crypto.

Menurut laporan media, sengketa hukum tersebut juga melibatkan perusahaan BJ Investment Holdings (BJIH) sebagai penggugat bersama Armstrong. Sementara itu, TJSJ Holdings, bersama Shedds, ditetapkan sebagai tergugat.

Armstrong mengajukan gugatan awal pada 30 Agustus. Dalam gugatan tersebut, ia mengklaim masih memiliki sebagian besar saham di perusahaan media BJIH, induk organisasi Hit Network dan saluran YouTube BitBoy Crypto.

Token BEN, mata uang kripto yang diluncurkan Armstrong, sedang anjlok. Kredit: Grafik Harian BEN/USD dari CoinStats

Lebih jauh, gugatan tersebut menyatakan bahwa entitas perusahaan milik Armstrong, Better Than TJ LLC (BTTJ), memegang 67% saham di BJIH. TJSJ diduga memiliki 33% sisanya. Akan tetapi, ia mencabut gugatan ini dan mengajukan kembali gugatan baru pada 12 September.

Gugatan tersebut juga menuduh bahwa keduanya telah memblokir Armstrong dari semua akun media sosial perusahaan dalam sebuah kudeta. Tujuannya, menurut influencer kripto tersebut, adalah untuk mengambil alih kendali perusahaan.

Dia menuduh mantan rekan bisnisnya menyalahgunakan dana perusahaan untuk keuntungan pribadi dan terlibat dalam kegiatan penipuan.

Awal minggu ini, Armstrong membuat postingan dramatis di X yang mengklaim bahwa mantan koleganya berkonspirasi untuk membunuhnya. Selama mantan "BitBoy" itu terus memposting, tidak akan ada hari yang membosankan di media sosial bagi para penggemarnya.

Postingan Ben Armstrong, Si BitBoy Asli, Menuntut Mantan Perusahaannya Hit Network LAGI! muncul pertama kali di CoinChapter.