Estée Lauder adalah perusahaan kosmetik terbaru yang memperkenalkan augmented reality untuk industri kecantikan, Vogue Business melaporkan. Merek riasan dan perawatan kulit asal Prancis baru-baru ini meluncurkan aplikasi yang menggunakan AR dan AI untuk menganalisis wajah pengguna, menyarankan masukan audio untuk menilai pengaplikasian riasan dan mengidentifikasi area yang memerlukan sentuhan atau perpaduan yang lebih baik.

Aplikasi seluler baru yang didukung AR dan AI, dijuluki Voice-Enabled Makeup Assistant (VMA), bertujuan untuk memberdayakan individu tunanetra agar lebih percaya diri dan mandiri saat merias wajah. VMA memanfaatkan teknologi cermin pintar, dikembangkan menggunakan pembelajaran mesin, dan mengidentifikasi aplikasi riasan.

Teknologi instruksi suara berfungsi untuk membantu pengguna yang memiliki gangguan penglihatan dengan memberikan umpan balik dan tips melalui audio. Misalnya, audio akan memberi tahu pengguna jika perona mata pada kelopak mata kiri tidak menyatu dengan baik, lipstik tidak merata, atau alas bedak tidak diaplikasikan secara menyeluruh. Aplikasi ini juga menawarkan deskripsi untuk area wajah tertentu yang perlu diperbaiki. Setelah penyesuaian riasan, aplikasi akan memindai wajah lagi.

Sumber: The Estée Lauder Companies UK & Ireland dibagikan oleh Vogue Business

Pengguna dapat menyesuaikan kecepatan sulih suara dan mengubahnya melalui pengaturan aksesibilitas di perangkat seluler apa pun. Aplikasi VMA sepenuhnya gratis dan dapat mendeteksi riasan apa pun, bukan hanya Estée Lauder.

Asisten Rias Berbasis Suara pertama kali diluncurkan di Inggris melalui Apple App Store dan di esteelauder.co.uk. Pada paruh pertama tahun 2023, aplikasi ini akan tersedia di Google Play dan diperluas ke Amerika Utara.

Teknologi AI dan AR memajukan industri tata rias dengan menyediakan cara baru dan inovatif bagi konsumen untuk mencoba dan membeli produk tata rias, memberikan pengalaman yang mendalam dan interaktif, serta memberi konsumen akses ke tutorial tata rias virtual. Laura Mercier telah memperkenalkan toko metaverse yang dilengkapi teknologi AR dan membantu pembeli memilih produk tata rias yang tepat. Merek fesyen seperti Burberry juga telah memperkenalkan augmented reality untuk uji coba virtual.

Postingan Estée Lauder meluncurkan aplikasi bertenaga AR dan AI untuk membantu pengguna merias wajah muncul pertama kali di Metaverse Post.