Peristiwa Angsa Putih di pasar keuangan merujuk pada kejadian yang sangat dapat diperkirakan dan diharapkan. Tidak seperti peristiwa Angsa Hitam yang langka dan tidak dapat diprediksi, peristiwa Angsa Putih adalah peristiwa yang umumnya diantisipasi oleh peserta pasar karena keteraturannya atau preseden historis.

Contoh Peristiwa Angsa Putih di Pasar Keuangan:

Laporan Pendapatan Triwulanan:

Laporan pendapatan triwulanan yang dirilis oleh perusahaan yang diperdagangkan secara publik adalah contoh klasik dari peristiwa Angsa Putih di pasar keuangan. Laporan ini dijadwalkan, diantisipasi, dan memberikan informasi rinci tentang kinerja keuangan perusahaan, termasuk pendapatan, keuntungan, dan panduan masa depan. Investor dan analis biasanya mengharapkan laporan ini dan merencanakan strategi investasi mereka di sekitarnya.

Misalnya, jika sebuah perusahaan dikenal merilis laporan pendapatannya pada tanggal tertentu, investor akan mempersiapkan potensi pergerakan pasar berdasarkan hasilnya. Pendapatan positif dapat menyebabkan kenaikan harga saham perusahaan, sementara hasil yang mengecewakan dapat mengakibatkan penurunan. Karena waktu dan isi laporan pendapatan diketahui sebelumnya, laporan tersebut dianggap sebagai peristiwa Angsa Putih di pasar keuangan. Investor secara aktif memasukkan peristiwa ini ke dalam proses pengambilan keputusan mereka, dan pasar biasanya menyesuaikan diri dengan tepat.

Contoh terkenal dari peristiwa Angsa Putih bisa jadi adalah pengurangan #Bitcoin yang dijadwalkan dan diantisipasi. Pengurangan Bitcoin adalah peristiwa yang diprogram sebelumnya yang terjadi sekitar setiap empat tahun, mengurangi laju di mana bitcoin baru dihasilkan menjadi setengahnya. Pengurangan Bitcoin dikenal dan diantisipasi oleh komunitas cryptocurrency karena merupakan bagian dari protokol Bitcoin. Penambang dan investor memperkirakan dampak peristiwa ini pada dinamika penawaran dan permintaan Bitcoin, menjadikannya peristiwa Angsa Putih di ruang crypto.