Rupanya, Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) tidak dapat meminta bank untuk memasukkan kepemilikan kripto pelanggannya dalam laporan keuangan mereka. Kantor Akuntabilitas Pemerintah AS (GAO) menyampaikan putusan mengejutkan yang memicu perdebatan mengenai interpretasi SEC terhadap undang-undang sekuritas dan bursa.

Keputusan GAO

Keputusan GAO berkisar pada Buletin Akuntansi Staf 121 (buletin). Mereka mengklaim bahwa hal itu dikeluarkan oleh SEC tanpa mengikuti prosedur yang tepat yang disebutkan dalam Congressional Review Act (CRA).

GAO dengan tegas menolak argumen SEC yang mengatakan bahwa buletin tersebut bukanlah aturan baru tetapi hanya sebuah “panduan interpretatif.” GAO percaya bahwa buletin tersebut memiliki implikasi di masa depan. Ini menguraikan garis besar bagi perusahaan untuk menangani hak asuh kripto untuk klien mereka.

SEC bermaksud agar panduan Buletin ini diterapkan secara prospektif pada praktik akuntansi dan pengungkapan entitas yang tercakup di masa depan

Kantor Akuntabilitas Pemerintah AS (GAO).

Setiap lembaga pemerintah harus menyerahkan laporan tentang usulan peraturan kepada Dewan Perwakilan Rakyat, Senat, dan Pengawas Keuangan Umum sesuai dengan Undang-Undang Tinjauan Kongres. Hal ini selanjutnya memungkinkan Kongres untuk menantang dan membatalkan peraturan baru jika peraturan tersebut tidak sejalan dengan peraturan tersebut.

GAO secara eksplisit mengatakan bahwa buletin SEC adalah pernyataan lembaga sejak dipublikasikan di situsnya untuk publik. Mereka mengatakan bahwa situs tersebut mencerminkan pandangan SEC dan karyawannya. Buletin tersebut juga berisi kebijakan yang mengungkapkan pendirian SEC mengenai pengungkapan dan penyimpanan kripto.

SEC mendapat kecaman

Keputusan GAO telah meningkatkan kritik terhadap pendekatan regulasi SEC terhadap sektor kripto. SEC mengeluarkan buletin tersebut pada Maret 2022, tepat setelah puncak pasar bullish kripto. Hal ini menimbulkan kekhawatiran tentang niat dan taktik badan tersebut.

Hester Peirce, Komisaris SEC yang pro-kripto, juga mengkritik buletin tersebut dengan mengatakan bahwa itu adalah pendekatan yang “menyebar dan tidak efisien” untuk mengatur kripto.

Putusan GAO memiliki implikasi luas dalam hal regulasi kripto. Keputusan ini mewajibkan buletin tersebut untuk memenuhi persyaratan penyerahan CRA. Ini akan ditinjau lebih lanjut dan kemungkinan direvisi.

Keputusan ini menjadi pengingat akan kompleksitas dan kontroversi seputar peraturan tersebut. Hal ini membuat para peminat dan kritikus sektor ini harus mencermati perkembangan pendekatan SEC terhadap regulasi kripto.

Postingan keputusan GAO mengungkap kontroversi regulasi Crypto SEC muncul pertama kali di Todayq News.