Pemilihan presiden AS tahun 2024, yang akan segera berlangsung, dapat mempengaruhi pasar mata uang kripto secara signifikan. Reaksi pasar terutama akan bergantung pada hasil pemilu dan perbedaan kebijakan kedua partai utama.

Jika Partai Demokrat mempertahankan kursi kepresidenannya, peraturan mata uang kripto diperkirakan akan menjadi lebih ketat. Hal ini dapat mencakup peraturan yang lebih ketat terhadap pencucian uang dan perlindungan yang lebih besar bagi konsumen. Peraturan ini, meskipun mungkin mengekang pertumbuhan mata uang kripto dalam jangka pendek, juga dapat meningkatkan legitimasinya dalam jangka panjang, menarik investor yang lebih berhati-hati dan mendorong stabilitas pasar.

Di sisi lain, kemenangan Partai Republik, terutama jika dipimpin oleh kandidat seperti Donald Trump, dapat menghasilkan kebijakan yang lebih menguntungkan industri mata uang kripto. Program Partai Republik dapat mencakup insentif untuk penambangan Bitcoin, keringanan pajak, dan bahkan penciptaan cadangan Bitcoin yang strategis untuk Amerika Serikat. Langkah-langkah ini dapat mendorong investasi institusional, meningkatkan aliran modal ke pasar mata uang kripto, dan berpotensi menciptakan kondisi untuk reli pasar.

Faktor penting lainnya adalah kebijakan moneter Federal Reserve. Saat ini, suku bunga masih tinggi untuk melawan inflasi, namun diperkirakan pada tahun 2025, The Fed akan mengambil kebijakan yang lebih akomodatif, mungkin dengan menurunkan suku bunga. Suku bunga yang lebih rendah akan membuat kepemilikan mata uang kripto menjadi lebih murah, menarik investor institusional dan ritel, serta memberi insentif pada penggunaan mata uang kripto sebagai tempat berlindung yang aman terhadap ketidakpastian ekonomi.